Bandara Riyadh Diserang Lagi, Proyektil Hantam Terminal 4 Picu Kebakaran

Wait 5 sec.

Ilustrasi Bandara Riyadh. Foto: Rafi Ullah Khan Niazi/ShutterstockBandara Riyadh kembali diserang pada hari Minggu (11/10). Menurut pernyataan koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Houthi Yaman, serangan ini terjadi sehari setelah serangan Houthi menewaskan 12 orang.Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan bahwa sebuah proyektil tak dikenal menghantam Terminal 4 Bandara Internasional King Khalid hingga menyebabkan kebakaran.Dikutip dari AFP, melalui unggahan di platform X, ia menambahkan bahwa sistem pertahanan udara telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di dekat bandara.Sebelumnya, wartawan AFP mendengar suara ledakan keras di pusat kota Riyadh, sementara tiga warga di wilayah utara kota itu kemudian melaporkan mendengar ledakan lainnya."Burung-burung menjadi panik setelah mendengar suara itu. Seluruh rumah berguncang," ujar seorang warga kawasan Al-Aarid di utara Riyadh.Asap dan kobaran api membubung dari Bandara King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (8/10/2026). Foto: Media Sosial/via REUTERSWarga juga mengaku melihat sejumlah ambulans bergerak menuju bandara yang terletak di bagian timur laut ibu kota tersebut.Seorang pejabat Metro Riyadh mengatakan otoritas ibu kota telah menangguhkan layanan transit menuju dua dari tiga stasiun yang melayani bandara tersebut. Pejabat itu menyatakan bahwa keputusan tersebut akan ditinjau setiap hari.Serangan terhadap bandara Riyadh pada hari Sabtu itu menandai eskalasi tajam dalam perang Yaman, di mana Arab Saudi mendukung pemerintah yang diakui secara internasional dalam melawan kelompok Houthi, yang telah merebut wilayah pesisir Laut Merah.