Presiden ke-7 Jokowi menggunakan topi dan kemeja PSI terbang ke Lampung. Foto: Dok. kumparanPresiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan PHPU yang diajukan Denny Indrayana dan kawan-kawan, Kamis (8/10). Ia juga menanggapi soal ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, sistem pendidikan tiap negara berbeda, dan yang terpenting Gibran sudah menyelesaikan sarjana.Namun, saat ditanya soal Prabowo-Gibran dua periode di Pilpres 2029, Jokowi tak lagi menjawab setegas sebelumnya. Ia hanya menyebut pemilu masih jauh, dan meminta rencana pemakzulan Gibran mengikuti mekanisme demokrasi yang ada.Jokowi Bicara soal Putusan MK hingga Kans Prabowo-Gibran 2 PeriodeDi kediamannya di Solo, Jokowi menyatakan menghormati putusan MK."Kita menghormati keputusan MK, serta tahapan-tahapan yang ada termasuk dalamnya pertimbangan hukum diberikan. Terpenting kita semua hormati dari konstitusi yang dimiliki," kata Jokowi.Soal ijazah Gibran, ia menekankan Gibran sudah menyelesaikan sarjana.Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Istrinya Selvi Ananda di acara Inacraft, JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan"Paling penting Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah selesaikan sarjana. Kalau sudah S1 sudah melewati tahapan sebelumnya. Kalau di sini SMA sudah selesai. Kalau belum tidak bisa daftar S1," pungkasnya.Menanggapi rencana pemakzulan Gibran lewat DPR/MPR, Jokowi meminta semua pihak mengikuti jalur yang ada."Di negara kita, ada mekanisme demokrasi yang harus kita lalui. Jadi ya silakan ikuti mekanisme demokrasi tersedia dan sesuai konstitusi dan sesuai aturan hukum yang ada saya kira itu. Tidak ada masalah," katanya.Saat ditanya pencalonan Gibran di 2029, Jokowi enggan menjawab spesifik."Masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyat lah semuanya," pungkasnya.Jokowi 'Melunak' soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Golkar: 2029, Calon Kami PrabowoNada Jokowi memang berubah dibanding awal tahun. Pada 30 Januari 2026, ia masih lugas."Kan sudah saya sampaikan, Prabowo-Gibran dua periode," kata Jokowi.Kini jawabannya lebih datar.Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan"Pemilu masih jauh," ujarnya, Kamis (8/10).Sementara itu, respons juga datang dari Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan posisi partainya tidak berubah."Ya, sejak tahun akhir 2024, standing position Golkar kan jelas. Bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.Soal Gibran, Doli menyebut peluangnya bergantung pada kinerja pemerintahan."Ya, patut dipertimbangkan ya, patut dipertimbangkan untuk kemudian direkomendasikan berpasangan lagi," sambungnya.