Tantangan Putri Marino Main di Empat Musim Pertiwi: Menyanyi dan Berkuda

Wait 5 sec.

Putri Marino saat press junket "Empat Musim Pertiwi" di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanPutri Marino menghadapi tantangan saat belajar menyanyi untuk memerankan Pertiwi dalam film Empat Musim Pertiwi. Meski awalnya merasa kemampuan vokalnya cukup baik, ia baru menyadari sulitnya bernyanyi setelah menjalani workshop untuk film tersebut.“Jadi aku terlalu menggampangkan. Jadi, ‘Oke, suara aku bagus, oke aman semuanya.’ Tapi pas workshop, pas dilakukan, baru take pertama udah habis suaranya,” kata Putri kepada kumparan saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.Menurut Putri Marino, menyanyi menjadi salah satu hal tersulit yang harus ia pelajari untuk film garapan Kamila Andini tersebut. Selain bernyanyi, ia juga harus belajar berkuda, yang sebelumnya belum pernah ia lakukan.“Berkuda karena belum pernah naik kuda sebelumnya dan itu kan binatang hidup ya gitu, takut ditendang, takut jatuh,” ujarnya.Putri Marino dan Arya Saloka saat press junket "Empat Musim Pertiwi" di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanTantangan Putri Marino Main di Film Empat Musim PertiwiArya Saloka, yang berperan sebagai Bisma, turut menanggapi tantangan Putri saat belajar menyanyi. Ia menjelaskan bahwa karakter Pertiwi memiliki karakteristik suara yang cukup unik.“Pertiwi tuh halo sound-nya tuh echo-nya tinggi banget,” kata Arya, disambut tawa Putri.Berkuda juga menjadi tantangan lain bagi Putri selama mempersiapkan karakter Pertiwi. Ia mengaku sempat merasa takut karena belum pernah menunggangi kuda sebelumnya.Meski begitu, Putri tetap menjalani latihan agar dapat menampilkan karakter Pertiwi dengan meyakinkan. Arya pun mengapresiasi kemampuan lawan mainnya tersebut dalam menyembunyikan rasa tegang ketika berada di atas kuda.“Tapi meskipun deg-degan naik kuda, Pertiwi ketika naik di atas kuda bisa menutupi ketegangan itu,” tutur Arya.Memerankan karakter Bisma, Arya mengungkapkan bahwa peran tersebut memberinya kesempatan untuk mencoba penampilan yang sejak lama ia sukai, yakni koboi. Ia memang gemar mengenakan kemeja berlapis dan mengoleksi topi bergaya koboi maupun fedora.Arya juga mengaku sebagai penggemar film-film karya Quentin Tarantino, termasuk Django Unchained yang dibintangi Jamie Foxx. Pengalaman tersebut menjadi salah satu hal yang membuatnya menikmati penampilan sebagai koboi dalam “Empat Musim Pertiwi”.“Jadi ya saya merasa seperti Jamie Foxx aja gitu. Wah keren,” kata Arya.Putri Marino saat press junket "Empat Musim Pertiwi" di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanPutri pun juga mengaku terkesan melihat Arya saat menjalani adegan menunggangi kuda.“Enggak, tapi keren banget sumpah. Jadi ada satu adegan Arya tuh naik kuda, terus kayak angkat tangan gitulah. Itu pas selesai, ‘Oke cut,’ gitu, aku tuh kayak ‘Aah, Arya!’ Karena emang keren banget, sumpah,” kata Putri.Film Empat Musim Pertiwi disutradarai Kamila Andini dan dibintangi Putri Marino sebagai Pertiwi serta Arya Saloka sebagai Bisma. Film ini mengikuti kisah Pertiwi yang kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun meninggalkan desa dan harus menghadapi masa lalunya. Film tersebut telah tayang di bioskop Indonesia sejak 8 Oktober 2026.