Pebalap tim Red Bull asal Belanda Max Verstappen saat balapan F1 Grand Prix Barcelona di Circuit de Catalunya, Montmelo, Barcelona, Minggu (1/6/2025). Foto: PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFPPembalap Red Bull Racing Max Verstappen mengungkapkan kondisi ruang kemudi atau paddock Formula One yang kini jauh lebih tenang setelah kepergian Christian Horner dari ajang balap jet darat tersebut. Dikutip dari laporan ESPN, ketegangan antarindividu di dalam lingkungan tim balap kini perlahan mulai mereda secara signifikan.Juara dunia bertahan tersebut secara terbuka mengakui dirinya lebih menyukai hubungan kerja yang harmonis dan bersahabat di antara seluruh tim peserta. Bagi pembalap asal Belanda ini, pengurangan beban pikiran di luar lintasan sangat krusial demi menjaga fokus performa balapnya sehari-hari.Suasana Paddock Lebih Tenang Tanpa KeteganganMantan bos tim Red Bull, Christian Horner, sebelumnya sempat dirumorkan akan kembali aktif ke dunia Formula One setelah sempat dinonaktifkan. Meskipun demikian, Verstappen menegaskan bahwa potensi kembalinya sang mantan bos tidak terlalu dia hiraukan demi kenyamanan internal saat ini.Verstappen memberikan tanggapannya mengenai situasi tersebut dalam sebuah wawancara eksklusif terbarunya. Pembalap berusia 29 tahun tersebut menyatakan, “Sejujurnya, saya senang melihat orang-orang rukun karena tidak menyenangkan jika Anda terus-menerus menghadapi ketegangan antarorang.”Dirinya juga menambahkan bahwa berkurangnya drama di luar lintasan membuat aktivitas balap menjadi jauh lebih ringan untuk dijalani. Menurutnya, semua pelaku olahraga ini sudah menjalani kehidupan yang sangat penuh tekanan, sehingga meminimalkan beban pikiran tambahan adalah sebuah keuntungan besar.Komitmen Jangka Panjang Bersama Red BullSpekulasi masa depan sang pembalap akhirnya terjawab setelah dirinya resmi menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun bersama Red Bull Racing. Keputusan ini diambil tidak lama setelah dirinya mengamankan kemenangan ke-72 sepanjang kariernya dalam balapan dramatis di Malaysia.Keputusan perpanjangan kontrak ini sekaligus membantah rumor bahwa dirinya akan segera pensiun atau berpindah ke tim rival dalam waktu dekat. Namun, Verstappen menegaskan bahwa dirinya tidak berniat membalap hingga usia senja seperti yang dilakukan oleh pembalap veteran Fernando Alonso.Mengenai rencana masa depannya setelah kontrak ini berakhir, Verstappen memberikan pandangan yang sangat realistis dan berorientasi pada keluarga. Dirinya menjelaskan, “Bertahan di sini hingga usia tersebut berarti saya mendedikasikan lebih dari setengah hidup saya untuk Formula One, dan itu mungkin agak terlalu berlebihan.”Ambisi Menang Ketimbang Romantisme FerrariSebelum memutuskan bertahan, sang juara dunia sempat dikaitkan dengan kepindahan sensasional ke tim legendaris asal Italia, Ferrari. Penggemar fanatik Ferrari bahkan sempat menyanyikan namanya saat dirinya naik ke atas podium dalam balapan di sirkuit Monza beberapa waktu lalu.Meskipun sangat menghormati sejarah besar Ferrari, Verstappen menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah bergabung hanya karena faktor nostalgia semata. Baginya, kepindahan ke tim baru harus memberikan jaminan mobil yang kompetitif untuk memperebutkan posisi terdepan di setiap akhir pekan.Dirinya memperjelas sikapnya dengan mengatakan, “Saya sangat didorong oleh performa, dan saya telah memenangkan banyak hal bersama tim ini. Red Bull sudah seperti keluarga kedua bagi saya, dan tantangan untuk membangun kembali tim ini adalah apa yang mendorong saya saat ini.”