Timnas Wanita Indonesia Ditahan Imbang Armenia 0-0

Wait 5 sec.

Timnas Putri Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Singapore pada laga Garuda Championship Series 2026 yang berlangsung di Stadion Arcamanik, Bandung, Selasa (3/6/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanTimnas Wanita Indonesia ditahan imbang oleh Armenia dalam laga persahabatan di jendela FIFA Matchday Oktober yang digelar di Aqaba Stadium, Yordania pada Sabtu (10/10) malam. Duel berakhir dengan skor kacamata 0-0.Garuda Pertiwi sebenarnya turun dengan skuad terbaik dan tampil cukup dominan sepanjang pertandingan. Tapi, Viny Silfianus dkk tak bisa menciptakan peluang yang mematikan.Tak cuma minim peluang, game plan yang diterapkan oleh Akira Higashiyama juga tampak belum terlihat. Jarak pemain antar-lini terlalu jauh dan selalu andalkan umpan-umpan lambung. Hasil ini tentu kurang menggembirakan sebab di atas kertas Indonesia (106) unggul jauh dari Armenia (147) di ranking FIFA.Akira Higashiyama punya beberapa PR jelang hadapi Yordania pada Selasa (13/10) yang secara peringkat di atas Indonesia. Mulai dari memadukan chemistry lini tengah sampai mengoptimalkan peran di sisi sayap.Susunan Pemain Timnas Wanita Indonesia vs ArmeniaIndonesia: Laita Masykuroh, Remini Rumbewas, Gea Yumanda, Pauline van de Pol, Helsya Maeisyaroh, Viny Silfianus, Sheva Imut, Isa Warps, Isabelle Nottet, Felicia de Zeeuw, Estella Loupatty.Armenia: Poghosyan A., Artin M., Dallakyan, Galstyan A., Karapetyan A., Karapetyan M., Kazanchyan., Martirosyan, Sayadyan, Tikunova O.Pemain Timnas Wanita Indonesia Estella beraksi dengan pemain Singapura pada laga Garuda Championship Series 2026 antara Timnas Wanita Indonesia vs Singapura di Stadion Arcamanik, Bandung, Selasa (3/6/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanJalannya PertandinganTimnas Wanita Indonesia menurunkan skuad terbaiknya di laga kontra Armenia, tapi tak ada nama Claudia Scheunemann dalam daftar susunan pemain. Padahal, pemain FC Utrecht Vrouwen itu masuk dalam pemanggilan 23 nama untuk menjalani pertandingan persahabatan di Yordania.Indonesia cukup dominan di 20 menit awal jalannya pertandingan. Isabelle Nottet yang beroperasi di sisi kanan beberapa kali jadi pembeda dengan agresivitasnya di lini serang. Ia juga kerap jadi motor serangan saat lini tengah buntu.Di sisi lain, Kota Aqaba, Yordania diguyur hujan saat laga ini dimulai. Ini bikin pemain kedua tim beberapa kali cukup kesulitan untuk mengontrol bola di lapangan.Skor kacamata menutup jalannya babak pertama. Kendati dominan, skuad Akira Higashiyama tampaknya belum menemukan pakem permainan yang nyaman. Jarak antar-pemain masih terlalu renggang dan tim masih andalkan umpan-umpan lambung yang gampang terbaca lawan.Timnas Putri Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Singapore pada laga Garuda Championship Series 2026 yang berlangsung di Stadion Arcamanik, Bandung, Selasa (3/6/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanAda beberapa catatan dalam duel ini, lini tengah Garuda Pertiwi seperti tak hidup. Viny dan Felicia yang jadi jantung permainan seperti kurang melakukan koordinasi dengan baik, supply bola juga tak banyak datang dari tengah.Kemudian, penempatan Helsya Maeisyaroh sebagai bek tengah. Akira tampaknya ingin mengoptimalkan peran pemain asal Bekasi itu sebagai ball playing defender, namun perannya belum sebesar harapan Akira. Di samping itu, atribut defensif Helsya juga tak seperti Vivi Oktavia atau Shafira Ika yang duduk di bangku cadangan.Masuknya Marsela Awi, Reva Octaviani, dan Rosdillah cukup jadi angin segar bagi Garuda Pertiwi. Awi yang punya agresivitas dan naluri menyerang beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Armenia.Tapi, sederet perubahan yang dilakukan Akira Higashiyama di lapangan dengan memasukkan beberapa pemain tak kunjung membuka keran gol bagi Indonesia. Alhasil, Garuda Pertiwi harus puas ditahan imbang Armenia 0-0.