Fan meeting Ok Taecyeon 2PM di Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Sabtu (21/10/2023). Foto: DN. Mustika Sari/kumparanFan meeting Ok Taecyeon dibatalkan menjadi berita populer di hari Sabtu (10/10).Jennifer Coppen buka suara usai terseret kasus dugaan penipuan emas juga menjadi sorotan. Berikut 5 berita populer di hari Sabtu yang telah dirangkum kumparan. Fan Meeting Ok Taecyeon 2PM di Jakarta dan Surabaya Resmi DibatalkanOk Taecyeon. Foto: Instagram/ @taecyeonokayKabar kurang menyenangkan datang untuk para fans aktor sekaligus idola K-Pop, Ok Taecyeon. Rangkaian tur bertajuk 2026 OK TAECYEON FAN MEETING IN ASIA mengalami perubahan jadwal mendadak, dan berdampak pada pembatalan acara di sejumlah kota besar Asia, termasuk di Indonesia.Pengumuman resmi tersebut disampaikan langsung oleh pihak agensi yang menaungi Taecyeon, 51K, melalui unggahan Instagram resmi mereka, kemarin (9/10).Dalam pengumuman tertulis tersebut, agensi menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini terpaksa dilakukan karena adanya kendala dengan pihak promotor lokal di sejumlah kota seperti Jakarta, Surabaya hingga Bangkok.Berdasarkan jadwal awal yang sudah dirilis sebelumnya, Taecyeon direncanakan menyapa para penggemarnya di Bangkok pada 25 Oktober 2026. Lalu, dilanjutkan dengan dua kota di Indonesia, yaitu Surabaya pada 20 November 2026 dan Jakarta pada 22 November 2026.Saat ini, tur 2026 OK TAECYEON FAN MEETING IN ASIA hanya menyisakan tiga lokasi acara yang dipastikan tetap berjalan sesuai rencana, yakni Taiwan pada 3 Oktober 2026, Beijing pada 17 Oktober 2026, serta Makau pada 14 November 2026. Pihak 51K menambahkan bahwa informasi mengenai tanggal atau lokasi tambahan baru akan diumumkan kembali jika sudah ada kepastian lebih lanjut.Batalnya gelaran di Jakarta dan Surabaya tentu menjadi kekecewaan tersendiri bagi para HOTTEST (sebutan untuk penggemar 2PM), serta penikmat drama Korea di Tanah Air yang telah menantikan kehadiran sang idola.Shanty Harmayn Tegaskan Threads soal Brownies Bukan Kampanye Film Lagi ProbationShanty Harmayn saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanProduser BASE Entertainment, Shanty Harmayn, akhirnya buka suara dan meluruskan kabar yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.Ia menegaskan bahwa utas (Threads) viral terkait polemik brownies dan dinamika dunia kerja belakangan ini, sama sekali bukan bagian dari strategi promosi atau kampanye film terbaru mereka berjudul Lagi Probation.Shanty menyebut, pihaknya tidak membenarkan cara-cara sensasional yang keluar dari etika promosi."Sebenarnya bagi kami, bagi saya di BASE, bagaimana cara film kita dibicarakan itu sama pentingnya dengan seberapa banyak orang yang membicarakan film," ujar Shanty Harmayn dalam jumpa pers di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/10).Lebih lanjut, Shanty menyebut gagasan utama film Lagi Probation lahir dari niat tulus untuk memotret realitas kehidupan para pekerja."Apalagi maksud inti gagasan daripada film ini adalah sebuah empati gitu, empati kepada realita dunia kerja yang ada," ungkap Shanty.Guna menghindari spekulasi yang melebar, BASE Entertainment juga merilis surat terbuka untuk mempertegas posisi serta komitmen mereka sebagai pembuat film."Jadi pada dasarnya, ya kami sudah, juga sudah melayangkan surat terbuka, posisi kita jelas gitu. Ada hal integritas," ujar Shanty.Davina Karamoy Belajar Teknik Salon dan Dialek Betawi demi Film “Naik Level”Artis Davina Karamoy saat syukuran film Naik Level di kantor Multivision, Jakarta, Kamis, (8/10/2026). Foto: Agus ApriyantoDavina Karamoy menjalani sejumlah persiapan untuk memerankan karakter Uthe dalam film komedi terbaru, “Naik Level, Modal Tampang Tapi Numpang”. Ia mengikuti workshop untuk mempelajari berbagai teknik salon, mulai dari mencuci rambut hingga menggunting rambut. Selain itu, Davina juga harus menyesuaikan dialeknya menjadi lebih Betawi demi mendalami karakter tersebut.Dalam film ini, Uthe digambarkan sebagai hair stylist berusia 24 tahun yang bekerja di Salon Jelita. Ia memiliki ketertarikan besar terhadap dunia kecantikan dan ingin mengembangkan salon tempatnya bekerja menjadi lebih mewah.“Karakter Ute sendiri itu sangat ambisius dan juga caring banget. Dia yang paling caring, dia juga sangat humble, dekat ke semua yang suka datang ke salon,” ujar Davina saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.Untuk mendalami peran tersebut, Davina mengikuti workshop yang membantunya memahami pekerjaan seorang hair stylist. Ia mempelajari berbagai keterampilan, seperti mencuci rambut, melakukan creambath, memijat kepala dan bahu, hingga menata rambut menggunakan hair dryer dan sisir blow.Menurut Davina, salah satu tantangan terbesarnya adalah mempelajari teknik menggunting rambut. Ia harus terbiasa menggunakan gunting dan sisir secara bersamaan agar gerakannya terlihat meyakinkan di depan kamera.“Yang paling penting dan yang paling susah menurut aku itu cara menggunting rambut. Karena kan biasanya kita yang di-hair do-in, sekarang, ‘Oh, jadi gini cara nyanggul. Oh, jadi gini cara nge-blow,’” kata Davina.Bene Dion Bikin Personel Agak Laen Jadi Anak Band di Film Pulang KampungSutradara Film Pulang Kampung, Bene Dion Rajagukguk saat Ditemui di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Foto: Aprilandika Pratama/kumparanBene Dion Rajagukguk menggandeng tiga rekannya dari Agak Laen, yakni Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga dalam film Pulang Kampung. Mereka ditantang Bene memerankan karakter sebagai anak band.Bene Dion mengaku salah satu hal yang membuatnya senang selama proses syuting adalah bisa ‘menyuruh-nyuruh’ ketiga temannya tersebut. Menurutnya, mereka berempat memang tidak memiliki kemampuan dasar musik yang baik. Sehingga berperan jadi anak band jelas akan jadi sesuatu hal yang sangat sulit.“Ya, salah satu kenikmatan juga adalah menyuruh-nyuruh temanku tiga itu kan,” kata Bene saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.Bene sengaja memberikan tantangan tersebut karena ingin melihat ketiga rekannya itu bekerja keras mempelajari kemampuan bermusik demi kebutuhan film.“Karena kami suka saling ngetawain satu sama lain, saling ngerjain satu sama lain. Jadi menurut gua, mereka kan bukan mereka aja sih, kami berempat kan tidak punya kemampuan musik yang baik,” ucapnya.“Kalau disuruh menjadi anak band, wah kerja keras nih tiga orang ini, pikir gua kan. ‘Akan kusiksa kalian!’ gitu,” lanjut Bene sambil tertawa.Menurut Bene, proses tersebut juga membuat ketiga temannya itu kerap mengeluh setelah menyelesaikan adegan. Namun, ia meminta mereka tetap menjalani tantangan tersebut sebagai seorang aktor profesional.“Jadi mereka suka marah tuh habis take, terus gua bilang, ‘Kau kan aktor, ikutilah!’ gua bilang,” tuturnya.Klarifikasi Jennifer Coppen Setelah Terseret Kasus Dugaan Penipuan Emas Rp 25 MJennifer Coppen saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (17/5/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanNama Jennifer Coppen kembali menjadi sorotan usai namanya terseret dalam dugaan kasus penipuan investasi emas yang merugikan korban hingga Rp 25 Miliar.Istri Justin Hubner ini akhirnya buka suara. Melalui postingan di Instagram, Jennifer memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut.Jennifer mengatakan bahwa ia hanya sebagai Brand Ambassador sejak Januari 2026. Kerja sama ini berjalan berdasarkan kontrak yang telah disepakati kedua belah pihak. Tanggung jawabnya hanya terbatas pada kegiatan promosi, pembuatan konten, serta menghadiri acara yang sesuai ketentuan kontrak."Saya tidak terlibat dalam manajemen maupun operasional perusahaan. Saya tidak mmeiliki keterlibatan dalam manajemen internal, pengelolaan dana, transaksi dengan pelanggan, proses penjualan, maupun pengambil keputusan operasional perusahaan," ujar Jennifer, Sabtu (10/10)."Saya juga tidak punya wewenang mengatur bagaimana perusahaan menjalankan kegiatan usahanya ataupun bagaimana proses transaksi antara perusahaan dan pelanggan diproses," tambahnyaADVERTISEMENTSelain itu Jennifer juga menegaskan tidak menerima komisi dari setiap produk yang terjual kepada pelanggan.Jennifer juga mengungkap bahwa kontrak kerja sama yang berlangsung hingga 2027 sudah ia akhiri lebih cepat setelah menerima banyak keluhan dari sejumlah pelanggan terkait pelayangan dan pemenuhan pesanan."Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi saya terhadap keberlangsungan kerja sama. Atas pertimbangan tersebut, saya dan Brand memutuskan untuk mengakhiri kerja sama pada 19 Juni 2026," katanya.Ibu satu anak ini pun memahami bahwa opini publik berkembang terkait keterlibatannya karena ia pernah menjadi brand ambassador. Namun ia berharap masyarakat dapat melihat masalah ini secara proposional dan tidak berkembang menjadi kesimpulan yang belum didukung fakta."Saya tidak ingin mendahului proses hukum dan memberikan penilaian terhadap pihak mana pun, ataupun menyimpulkan sesuatu yang belum diputuskan oleh pihak berwenang," ungkapnya.