Hyundai Catat Kenaikan Penjualan, Ditopang EV Baru Segmen Atas

Wait 5 sec.

Hyundai IONIQ 9 setir kanan pertama di Indonesia. Foto: Fitra Andrianto/kumparanPT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menorehkan kenaikan penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) dalam tiga bulan terakhir. Sejumlah strategi yang diterapkan perusahaan membantu menjaga performa di tengah pasar otomotif yang belum sepenuhnya membaik.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Hyundai pada bulan Juni tercatat 1.261 unit. Angkanya merangkak naik menjadi 1.451 unit pada bulan Juli.Pertumbuhan terus berlanjut pada bulan berikutnya. Penjualan ritel Hyundai pada Agustus menyentuh 1.756 unit, bertambah sekitar 305 unit dari capaian Juli."Kita tertekan secara perekonomian, tapi ternyata orang Indonesia mampu untuk membeli kendaraan di segmen premium. Dengan kata lain Indonesia bisa keluar dari himpitan atau tekanan ini," kata Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto, saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/10).Hyundai Staria EV di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanIa menuturkan, Hyundai sejak lama dikenal sebagai pemain di kelas menengah-atas. Posisi tersebut yang kemudian dipertahankan perusahaan sampai saat ini.Deretan produk anyar perusahaan pun diarahkan ke kelompok pembeli yang sama. Mulai dari Santa Fe Hybrid, Palisade Hybrid, IONIQ 9, sampai Staria EV kini mengisi daftar produk Hyundai untuk konsumen kelas menengah ke atas.Fransiscus menyebutkan, animo masyarakat terhadap IONIQ 9 JUGA cukup baik, meski harganya menyentuh sekitar Rp 1,49 miliar. Staria EV pun mendapat sambutan serupa, bahkan beberapa perusahaan transportasi telah memburu model tersebut.“Hyundai itu kan dari dulu terkenalnya memang di kelas premium, jadi bermainnya di medium dan high. Image kami yang sangat kuat terhadap premium, teknologi, desain, itu yang merupakan value yang sudah diterima oleh masyarakat Indonesia,” terang pria yang akrab disapa Frans ini.Hyundai Stargazer Cartenz. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanAdapun, kelas menengah-bawah mendapat perlakuan berbeda dari perusahaan. Harga Creta dan Stargazer telah disesuaikan supaya lebih terjangkau oleh kelompok pembeli di lapisan tersebut.Frans mengungkapkan, rata-rata penjualan bulanan Stargazer sebelum penyesuaian harga berada di kisaran 700 sampai 800 unit. Usai harganya dikorting, sekarang penjualan MPV 7-seater tersebut tembus 1.100 sampai 1.200 unit sejak bulan Juli."Jadi, sudah di atas seribu unit tiap bulan. Ini yang mendukung Hyundai bisa mempertahankan market share di angka 2,4 sampai 2,5 persen. Teknologi, desain, lalu insentif, dan harga yang kami ubah itu menarik konsumen untuk lebih banyak membeli kendaraan kami," pungkasnya.