2 Suporter Persija Terluka akibat Pelemparan Bus di Tol Palikanci Cirebon

Wait 5 sec.

Anggota kepolisian dari Polresta Cirebon dan Polres Cirebon Kota menemukan beberapa batu yang diduga digunakan saat pelemparan bus supporter Jakmania di KM 199.800 Tol Palikanci. (13/10/2026). Foto: kumparanDua suporter Persija Jakarta, The Jakmania, mengalami luka-luka di bagian tangan setelah bus yang mereka tumpangi dilempari batu oleh orang tak dikenal di Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) siang. Kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, mengatakan insiden tersebut terjadi di pinggir jalan tol, tepatnya di KM 199.800, yang masuk wilayah hukum Polres Cirebon Kota.Petugas kepolisian bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Rombongan suporter kemudian dievakuasi ke tempat yang lebih aman di KM 188 karena lokasi kejadian berada di ruas tol yang ramai dilintasi kendaraan.“Setelah kami cek di lokasi, terdapat dua korban yang mengalami luka-luka di tangan,” kata Nasori saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Selasa (13/10/2026).Kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani perawatan dan kondisinya dinyatakan membaik, keduanya kembali bergabung dengan rombongan di dalam bus.Polisi juga memberikan imbauan keselamatan kepada para korban dan sopir bus sebelum rombongan melanjutkan perjalanan.“Langkah selanjutnya setelah dilakukan pengobatan, korban kembali ke bus. Kami memberikan imbauan kepada korban dan sopirnya, lalu mereka berkeinginan untuk melanjutkan perjalanan kembali,” ujar Nasori.Polisi Selidiki Pelaku PelemparanSelain menangani korban, polisi masih menyelidiki kasus pelemparan batu terhadap bus rombongan The Jakmania tersebut. Identitas pelaku dan motif di balik kejadian itu masih didalami.Nasori mengatakan, pelaku pelemparan diperkirakan berjumlah lebih dari lima orang.“Penyerangan terjadi di pinggir jalan tol. Masih dalam penyelidikan, namun pelaku diperkirakan sekitar lima orang lebih,” katanya.Hingga kini, polisi masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.