Vespa Gak Mau Ikut-ikutan Perang Spesifikasi dan Fitur

Wait 5 sec.

CEO Piaggio Asia Pacific Gianluca Fiume. Foto: dok. PIDCEO Piaggio Asia Pacific, Gianluca Fiume menegaskan Vespa tidak ingin terjebak dalam persaingan spesifikasi teknis semata seperti yang kini marak terjadi di industri roda dua. Menurutnya, Vespa sejak awal hadir bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol gaya hidup dan ekspresi diri.“Vespa bukan alat transportasi. Bukan sekadar kendaraan atau skuter. Vespa adalah Vespa,” ujar Gianluca saat sesi wawancara bersama media di Vietnam pada Sabtu (16/5/2026).CEO Piaggio Asia Pacific Gianluca Fiume. Foto: dok. PIDIa menjelaskan, kekuatan utama Vespa bukan terletak pada hadirnya fitur maupun angka performa, melainkan hubungan emosional yang dibangun dengan para penggunanya selama puluhan tahun.Menurutnya, strategi Vespa selama ini adalah mempertahankan identitas klasik khas Italia sambil tetap relevan mengikuti perkembangan tren dan budaya generasi baru.“Vespa itu universal, melampaui tren, dan abadi,” katanya.Gianluca menyebut, Vespa terus melakukan modernisasi produk tanpa menghilangkan siluet ikonik yang menjadi identitas utama merek tersebut sejak pertama kali lahir 80 tahun lalu.Vespa edisi 80 tahun dengan warna hijau khas 1940-an meluncur di Vietnam. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanIa mengibaratkan Vespa seperti produk fashion yang dikenakan untuk menunjukkan karakter penggunanya, bukan sekadar kendaraan harian. “Anda menggunakannya untuk mengekspresikan kepribadian,” lanjutnya.Piaggio menilai pendekatan lifestyle tersebut justru menjadi kekuatan utama Vespa di tengah persaingan industri roda dua yang semakin kompetitif, termasuk di pasar Asia seperti Indonesia.Para pecinta motor skuter seperti Vespa, Bajaj dan Lambretta bersiap untuk riding bersama menuju CIBIS Park dari gerbang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (26/5/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanMenurut Gianluca, konsumen muda saat ini tidak hanya melihat spesifikasi teknis, tetapi juga mencari produk yang memiliki cerita, identitas, dan nilai emosional.Karena itu, Vespa disebut akan terus mengembangkan produk baru dengan pendekatan gabungan antara warisan historis dan tren modern agar tetap relevan di pasar global.“Vespa bisa sporty, pintar, kasual, formal. Vespa bisa hitam putih atau penuh warna. Vespa itu universal,” tutupnya.