Rano Buka Festival Tari IWDF di Pos Bloc, Ribuan Penari Ikut Serta

Wait 5 sec.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat memberikan keterangan pers usai menghadiri Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanDinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Indonesia World Dance Festival (IWDF) di Pos Bloc, Jakarta Pusat pada Sabtu (30/5). Festival ini dihadiri oleh 1.200 penari yang berasal dari 14 provinsi se-Indonesia dan satu negara Asia.“Ada DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua,” ungkap Ketua Pelaksana IWDF, Rosmala Sari Dewi dalam sambutannya.Selain dari berbagai daerah di Indonesia, hadir satu grup tari dari mancanegara, yaitu Korea Selatan. Total ada 88 grup yang memeriahkan festival ini yang hadir dibalut dengan busana khas daerah masing-masing.Pemprov DKI Jakarta menggelar Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan“Terdiri dari sanggar, komunitas, hingga institusi sekolah,” kata Rosmala.Rosmala menuturkan acara IWDF ini menghadirkan kompetisi antar grup tari tersebut. Para penari yang hadir pun berasal dari lintas generasi.Pemprov DKI Jakarta menggelar Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanBeberapa di antaranya merupakan penari kelas kakap dan musisi yang akan berperan sebagai penampil maupun juri kompetisi. Kata Rosmala, hal ini menunjukkan adanya persatuan antar elemen kesenian.“Seluruh elemen seni bersatu bersama para budayawan, maestro tari, seniman pelestari budaya, hingga para penari profesional lintas usia dan gender, serta musisi yang bertindak sebagai pengisi acara maupun juri kompetisi,” tuturnya.Selain menggelar kompetisi, IWDF juga mengadakan parade budaya, gala performance sebagai puncak acaranya, dan pelatihan tari topeng. Pelatihan tersebut diikuti oleh 155 orang peserta.“155 orang peserta workshop tari topeng tunggal, para influencer konten kreator tari yang ada di Indonesia,” jelas Rosmala.Pemprov DKI Jakarta menggelar Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanWakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengapresiasi festival ini karena mendukung pembentukan Kota Jakarta sebagai kota global. Ia menekankan agar festival ini menjadi medium untuk menebar kebahagiaan dan upaya mendukung sanggar tari yang ada.“Tentu lomba ini tidak menjadi juara, lomba ini untuk mengisi bahagia. Saya sangat mendukung banyak sekali sanggar-sanggar di Jakarta. Apapun bentuk sanggar, kalau tidak ada punya tempat ekspresi, tidak ada gunanya kita membina. Itulah inti dari kegiatan ini,” ujar Rano.Rano juga meminta agar kedepannya peserta penari internasional dapat bertambah. Katanya, IWDF berikutnya diminta menghadirkan penari dari setiap benua di dunia.“Saya minta ke depan lebih disiapkan untuk 'World'-nya. Hadirkan penari atau sanggar minimal dua sanggar dari setiap benua untuk hadir di Jakarta,” pesan Rano.