Populer: Harga Minyak Mentah Anjlok; PT DSI Resmi Jadi BUMN

Wait 5 sec.

Ilustrasi kilang minyak di tengah laut. Foto: ShutterstockHarga minyak mentah anjlok menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Senin (25/5). Selain itu, PT DSI Jadi BUMN. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:AS-Iran Dekati Kesepakatan, Harga Minyak Dunia Anjlok 6 PersenHarga minyak dunia anjlok 6 persen ke level terendah dalam dua minggu terakhir pada Senin (25/5), dipicu oleh optimisme pasar yang meningkat atas potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun USD 5,85 atau 5,7 persen, mencapai USD 97,69 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) AS merosot USD 5,75 atau 6 persen, diperdagangkan di USD 90,85 per barel. Kedua kontrak menyentuh level terendah sejak 7 Mei, mencerminkan respons cepat pasar terhadap perkembangan geopolitik.Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa Washington dan Iran telah 'sebagian besar merundingkan' pemahaman kesepakatan damai yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. Analis MST Marquee Saul Kavonic menilai ini sebagai "titik terang di ujung terowongan" yang dapat membawa kelegaan harga minyak jangka pendek. Namun, Warren Patterson, kepala strategi komoditas ING, menyarankan kehati-hatian mengingat pembicaraan sebelumnya yang sering terhenti, sehingga pasar kemungkinan akan lebih konservatif dalam reaksinya.Selain itu, analis memperkirakan kembalinya aliran minyak normal melalui Selat Hormuz akan memakan waktu berbulan-bulan untuk perbaikan fasilitas minyak dan gas yang rusak. Di sisi lain, perusahaan energi AS merespons kenaikan harga energi lokal dengan menambah rig minyak dan gas alam selama lima minggu berturut-turut, pertama kalinya sejak Februari 2025. Jumlah rig naik tujuh menjadi 558 hingga 22 Mei, level tertinggi sejak Juni 2025, meskipun masih 1% di bawah total tahun lalu, menunjukkan upaya stabilisasi pasar di tengah ketidakpastian.PT DSI Resmi Jadi BUMN Hari IniKepala BP BUMN Dony Oskaria menjawab pertanyaaan wartawan saat akan mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTOPT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) secara resmi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin (25/5). Kepastian ini disampaikan oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria, setelah proses kepemilikan satu persen saham oleh negara dengan kuasa khusus telah diselesaikan dan ditandatangani pada pagi hari. Pembentukan DSI sebagai badan yang mengurusi ekspor merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang baru diluncurkan minggu lalu, menandai langkah strategis pemerintah dalam tata kelola perdagangan luar negeri.Terkait mekanisme ekspor yang akan dijalankan oleh DSI, Dony menjelaskan bahwa skemanya masih dalam proses finalisasi, termasuk pengangkatan direktur utama dan jajaran pengurus BUMN tersebut. Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani telah mengonfirmasi penunjukan Luke Thomas Mahony, seorang warga negara Australia yang memiliki rekam jejak signifikan di PT Vale Indonesia, sebagai pimpinan PT DSI.Penunjukan Luke Thomas Mahony didasarkan pada pertimbangan pengalaman luasnya di perusahaan multinasional dan pemahamannya yang mendalam terhadap industri. Kehadiran pemimpin dengan kapabilitas internasional dan pengetahuan lokal, seperti yang dibuktikan dengan kemampuan berbahasa Indonesia dan memiliki pasangan WNI, diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi kinerja ekspor Indonesia melalui entitas BUMN baru ini. Langkah ini menunjukkan fokus pemerintah pada penguatan struktur dan kapabilitas dalam menghadapi dinamika pasar global.