Virzha Ungkap Pesan Mendiang Ayah Sebelum Meninggal Dunia

Wait 5 sec.

Virzha. Foto: Munady WidjajaPenyanyi Virzha harus merelakan kepergian ayahnya, Rudianto. Sebelum meninggal dunia, banyak pesan dari mendiang ayah yang amat membekas di benak Virzha.Salah satu pesan yang paling membekas di hati Virzha adalah peringatan sang ayah agar dirinya selalu menjaga kesehatan. Sang ayah tidak ingin putranya merasakan penderitaan fisik yang sama akibat penyakit dialaminya."Salah satunya mungkin ya jaga kesehatan, jangan sakit kayak Papa gitu. Jangan sakit kayak Papa, sakit banget. Gitu sih," ungkap Virzha.Virzha. Foto: Aria Pradana/kumparanSelain masalah kesehatan fisik, sang ayah juga sangat peduli dengan pembentukan karakter dan moral Virzha sebagai seorang publik figur.Virzha mengatakan bahwa dirinya selalu memegang teguh satu prinsip utama yang selalu ditekankan oleh ayahnya dalam setiap kesempatan.Prinsip moral tersebut berkaitan erat dengan integritas, di tengah dunia hiburan yang penuh godaan. Sang ayah, lanjut Virzha, sangat menekankan pentingnya memiliki sifat jujur.Virzha Foto: Munady Widjaja"Kalau dari segi moral ya Bapak selalu ngingetin jadi orang jujur aja," tutur Virzha."Kalau selebihnya ya lebih ke pribadi. Lebih ke omongan-omongan anak sama Bapak lah," tambahnya.Pesan tersebut menjadi warisan nilai non-materiil yang dianggapnya paling mahal dari apa yang ditinggalkan sang ayah. Virzha berkomitmen untuk terus menjalankan amanah tersebut."Sudah, jadi orang jujur, jangan suka bohong," tukasnya.Ayah Virzha Meninggal Dunia Usai Alami KomplikasiAyah Virzha, Rudianto, mengembuskan napas terakhir usai kondisi kesehatannya terus menurun akibat komplikasi penyakit yang dideritanya."Sebenarnya riwayat sakitnya itu banyak tapi tidak bisa aku ceritain satu-satu ya, karena terlalu rumit gitu ya," kata Virzha.Kata Virzha, kondisi fisik ayahnya mengalami penurunan drastis secara tiba-tiba dalam waktu singkat. Virzha mengungkapkan bahwa ayahnya mengalami serangan fisik yang sangat berat sebanyak empat kali."Yang pasti Bapak itu sempat punya empat serangan mendadak yang lumayan parah. Dan pada akhirnya menutup usia di umur 69 tahun," tukasnya.