Maudy Ayunda kunjungi wilayah Aceh Tamiang. Foto: Maudy Ayunda Foundation x Save the Children IndonesiaMaudy Ayunda baru-baru ini menyambangi wilayah Aceh Tamiang dan bertemu langsung dengan anak-anak yang terdampak banjir. Kunjungan ini merupakan bentuk kolaborasi antara yayasan milik Maudy, Maudy Ayunda Foundation, dan Save the Children Indonesia.Kunjungan tersebut bertujuan untuk membantu anak-anak kembali belajar dalam kondisi pascabencana melalui pembangunan Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara. Upaya ini dilakukan karena banyak anak di Aceh Tamiang mengalami hambatan belajar akibat rusaknya infrastruktur sekolah, serta minimnya sarana pendidikan pasca banjir.Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tercatat ada 3.120 sekolah, 707.161 murid, dan 59.620 guru di wilayah Sumatera yang terdampak bencana per Februari 2026.Sementara itu, menurut Education Rapid Assessment yang dilakukan oleh Save the Children menunjukkan tingkat kehadiran siswa cukup rendah meski 90 persen sekolah telah kembali memulai pembelajaran, khususnya di tingkat PAUD/TK. Kondisi ini dipengaruhi oleh sulitnya akses transportasi, serta kekhawatiran terhadap keamanan.Maudy Ayunda kunjungi wilayah Aceh Tamiang. Foto: Maudy Ayunda Foundation x Save the Children IndonesiaMaudy pun mengatakan bahwa anak-anak di Aceh Tamiang sebenarnya memiliki semangat belajar yang tinggi. Menurutnya, tantangan utamanya bukan pada kemauan mereka untuk menuntut ilmu, melainkan keterbatasan akses dan ruang belajar yang memadai.“Di Aceh Tamiang, saya melihat langsung bagaimana bencana bisa merusak ruang kelas, tetapi tidak mematahkan semangat anak-anak untuk tetap datang ke sekolah dan belajar. Itu yang paling membekas bagi saya,” ujar Maudy secara tertulis kepada kumparanWOMAN.Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia, menegaskan bahwa kolaborasi mereka bersama Maudy bertujuan untuk menciptakan ruang aman sekaligus support system bagi anak-anak untuk kembali memulihkan harapan dan impian mereka.Maudy Ayunda dan Dessy Kurwiany Ukar. Foto: Maudy Ayunda Foundation x Save the Children Indonesia“Di tengah kehilangan dan perubahan besar yang mereka alami setelah bencana, Ruang Belajar Sementara menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali merasa aman, bertemu teman-temannya, didampingi guru, dan perlahan membangun kembali harapan mereka. Karena bagi anak-anak, kembali belajar adalah bagian dari keberanian untuk pulih dan melanjutkan masa depan,” ujar Dessy.Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia berharap kondisi pendidikan di Aceh Tamiang terus menjadi perhatian bersama agar anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang setara.“Kami percaya bahwa setiap anak tetap berhak atas pendidikan yang layak, bahkan di tengah situasi yang paling sulit sekalipun. Karena itu, dukungan pendidikan pascabencana menjadi sangat penting,” tandas Maudy.Baca juga: Gaya Maudy Ayunda di Sundance Film Festival, Tampil Bersinar Serba Emas