Iran dan AS Finalisasi MoU Penghentian Perang, Target Damai 60 Hari

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan Iran dan Amerika Serikat (AS) tengah menyusun nota kesepahaman (MoU) untuk menghentikan perang.Baghaei mengatakan kedua negara fokus menyepakati 14 klausul dalam MoU sebagai langkah awal menuju perjanjian damai final dalam 30 hingga 60 hari setelah dokumen disahkan.“Kami sedang memfinalisasi MoU untuk menghentikan perang di semua front, termasuk Lebanon,” ujar Baghaei kepada media pemerintah Iran, IRIB, Sabtu (23/5/2026).Ia menjelaskan pembahasan utama mencakup penghentian serangan maritim AS, blokade angkatan laut, serta pelepasan aset Iran yang dibekukan.Baghaei juga menegaskan isu nuklir Iran belum menjadi fokus utama dalam perundingan saat ini.Iran, AS, dan Israel sebelumnya menyepakati gencatan senjata pada 8 April setelah 40 hari konflik. Setelah itu, Iran dan AS menggelar perundingan damai di Islamabad, Pakistan, pada 11–12 April, namun belum mencapai kesepakatan.Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara terus bertukar proposal perdamaian melalui mediasi Pakistan. (*)