Bentrokan di Kolombia, 48 Orang Dilaporkan Tewas

Wait 5 sec.

Sebagai ilustrasi tawuran: Foto Bentrok di Bangladesh pada 2024. Foto: nazmulislam41633/ShutterstockSebanyak 48 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antara dua faksi pembangkang dari gerakan gerilya FARC (Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia) yang telah dibubarkan. Bentrokan terjadi di Amazon Kolombia, pada Kamis (28/5) waktu setempat.Bentrokan ini terjadi jelang pemilihan presiden yang akan digelar 31 Mei mendatang."Jenazah-jenazah itu tergeletak di sana dalam satu tumpukan, mereka perlu dievakuasi,” kata Wali Kota ibu kota regional San Jose del Guaviare, Willy Rodriguez, dikutip dari AFP.Gelombang kekerasan terjadi di Kolombia setelah FARC meletakkan senjata pada 2016. Mereka selama setengah abad berperang dengan pemerintah.Faksi-faksi gerilya yang lebih kecil kemudian saling berebut kendali atas wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh tentara pemberontak, serta memperebutkan pendapatan dari perdagangan narkoba dan penambangan ilegal.Bentrokan ini terjadi di dusun Vereda Piripal. Jumlah korban diketahui berdasarkan informasi masyarakat.Sumber militer kepada AFP mengatakan bentrokan telah berlangsung sejak Senin, (25/5).Belum diketahui apakah bentrokan masih berlangsung. Sementara tim penyelamat belum tiba di lokasi.Menteri Pertahanan Pedro Sanchez mengatakan 408 ribu anggota pasukan keamanan yang didukung pesawat, kapal, drone, sistem anti-drone, dan kendaraan lapis baja telah dikerahkan untuk memastikan pemungutan suara berlangsung damai.