Prabowo Bertemu Macron di Paris: Bahas Kerja Sama dan Saling Memuji

Wait 5 sec.

Presiden Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron saat tiba Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenPresiden Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Prancis. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Macron, menerima kunjungan kenegaraan Prabowo di Istana Elysee, Paris, Kamis (28/5).Berdasarkan siaran YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo didampingi oleh putra semata wayangnya, Didit Hediprasetyo.Begitu turun dari mobil Mercedes-Benz putih yang membawanya, Prabowo langsung didatangi oleh Macron. Mereka sempat berjabat tangan dan berpelukan.Tak lama, istri Macron juga datang menyambut kedatangan Prabowo. Mereka sempat terlihat berbincang sesaat.Macron juga menyambut Didit dengan jabat tangan sambil 'cipika-cipiki'. Begitu juga dengan istri Macron.Setelah melakukan pertemuan di dalam istana, Prabowo dan Macron memberikan pernyataan pers.Puji Kepemimpinan MacronPresiden Prabowo memberikan pidato usai disambut oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenPrabowo mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan Prancis selama ini memang tergolong baik. Prabowo mengaku, tahun ini saja ia sudah tiga kali berkunjung ke negara tersebut."Hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini," ungkapnya.Prabowo bilang, Prancis di bawah kepemimpinan Macron selalu berani mengambil sikap dalam berbagai kesempatan. Beberapa sikap yang diambil oleh Prancis pun ada yang sama dengan Indonesia."Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron. Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional terasa bahwa Presiden Macron Republik Prancis selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis," tutur Prabowo."Dalam beberapa hal Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron," lanjutnya.Bahas Sejumlah Kerja SamaPresiden Prabowo memberikan pidato usai disambut oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenPrabowo mengatakan ada sejumlah kerja sama di beberapa bidang yang akan dibahas."Kita dalam hari ini saya kira akan membahas beberapa isu penting kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia-European Union CEPA," kata Prabowo.Prabowo mengaku juga ingin meningkatkan kerja sama antara Indonesia dengan Prancis di bidang investasi. Ia menyambut baik dibentuknya France-Indonesia High Level Business Council."Ini saya kira sangat penting dan kita akan sangat gembira dengan partisipasi dan kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis terus di ekonomi Indonesia. Dan Prancis sebagai pemimpin Eropa akan terus memainkan peranan yang sangat penting di kawasan Asia Tenggara," ucap dia.Kerja sama ini, menurut Prabowo, dinilai penting melihat kondisi global yang terjadi saat ini. Ia pun bersyukur karena saat ini telah memiliki kemitraan strategis komprehensif dengan Prancis.Sekolah RI Belajar Bahasa PrancisPresiden Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron saat tiba Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenDalam kesempatan ini, Prabowo menyebut ingin memperkuat kerja sama RI dengan Prancis, salah satunya di bidang pendidikan. Ia pun mengatakan sudah menginstruksikan agar seluruh tingkatan sekolah di RI harus belajar Bahasa Prancis."Saya sudah instruksikan, bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar Bahasa Prancis," ucap Prabowo.Prabowo juga sempat menyampaikan solusi untuk perdamaian di kawasan Timur Tengah adalah keadilan bagi masyarakat Palestina."Indonesia tetap berpandangan, tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina," ucap Prabowo.Pujian Macron ke PrabowoPresiden Perancis Emmanuel Macron memberikan sambutan saat menerima Presiden Prabowo Subianto di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenSementara itu, Macron menilai kehadiran Prabowo menjadi bukti hubungan baik Indonesia dan Prancis."Saya sangat senang menyambut Presiden Republik Indonesia di Paris hari ini. Dan saya berterima kasih kepadanya atas kesediaannya menerima undangan saya untuk kunjungan kenegaraan ini," kata Macron.Dia bilang, kedatangan Prabowo ini merupakan kunjungan balasan atas kehadirannya ke Indonesia yang berlangsung tepat setahun lalu."Kunjungan ini tepat satu tahun setelah kunjungan saya sendiri ke Indonesia. Bukti momentum luar biasa dari hubungan kita," ucap Macron."Momentum ini didasarkan pada persahabatan yang telah lama terjalin antara kita, antara kedua negara kita, dan transformasi mendalam dari hubungan ini dalam beberapa tahun terakhir," sambungnya.Macron mengatakan, krisis internasional yang terjadi di Eropa, Timur Tengah, dan Asia membutuhkan penguatan solidaritas dari tiap-tiap negara."Kami yakin bahwa ada koalisi negara-negara merdeka yang dapat dibangun antara Indonesia dan Prancis, antara kawasan kita, yaitu negara-negara yang ingin tetap berdaulat, yang ingin berdagang dengan semua orang, yang ingin terus memproduksi dan berkreasi, tetapi tidak ingin jatuh ke dalam ketergantungan eksklusif pada satu kekuatan besar, baik itu menyangkut mineral penting, unsur tanah jarang, bahan mentah, atau apa pun," paparnya.Gelar Latihan Militer GabunganPresiden Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron saat tiba Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenMacron juga mengungkapkan Indonesia dengan Prancis akan menggelar latihan militer gabungan dalam misi Pegasus 2026."Kita akan memperkuat upaya pelatihan dan kerja sama operasional kita. Kita telah meningkatkan latihan bersama, beberapa di antaranya akan berlangsung dalam waktu dekat, khususnya terkait dengan misi Pegasus pada September 2026," ujar Macron.Macron menjelaskan, Prancis memang ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang pertahanan. Selama ini, kerja sama tersebut sudah berjalan. Salah satunya dibuktikan dengan pengiriman jet tempur Rafale untuk Indonesia."Tetapi di semua bidang, baik itu menyangkut jet tempur, kemampuan Angkatan Laut Indonesia, atau kemampuan Angkatan Darat, latihan bersama, atau pelatihan, kita telah memberikan dimensi baru pada kemitraan pertahanan dan keamanan, dan kita akan segera bertukar informasi lagi dan membangun perspektif baru," ungkapnya.Selain soal pertahanan, Macron menambahkan, Prancis juga akan memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang ekonomi."Dalam hal ini, saya berharap Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia akan segera berlaku. Saya tahu Anda juga memiliki harapan yang sama. Memang, kita saling melengkapi dalam banyak hal," tutur dia.Perjanjian tersebut, menurut Macron, akan menghapus hambatan perdagangan dan investasi. Prancis, katanya, akan meluncurkan proyek-proyek besar di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, hingga pertanian.