HNW Ingatkan Lansia Jadi Prioritas saat Armuzna: Mereka Nunggu 13 Tahun Lebih

Wait 5 sec.

Anggota Timwas Haji DPR Hidayat Nur Wahid (HNW) meninjau kondisi jemaah haji Kloter JKG 02 Jakarta Selatan di Sektor 7 Misfalah, Makkah, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. Timwas Haji DPR 2026Anggota Timwas Haji DPR Hidayat Nur Wahid (HNW) meninjau kondisi jemaah haji Kloter JKG 02 Jakarta Selatan di Sektor 7 Misfalah, Makkah, Jumat (22/5).Dalam kunjungan tersebut, HNW mengapresiasi sinergi pimpinan kloter, kepala rombongan, kepala regu, dan para ulama yang mendampingi jemaah.Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi model ideal dalam pelayanan jemaah haji di lapangan.“Calon jemaah haji kita, dalam konteks ini adalah Kloter JKG 02 Jakarta Selatan, berada di Sektor 7 di daerah Misfalah. Saya sangat bersyukur bahwa jemaah haji kita mendapatkan bimbingan maksimal dari para pimpinan kloter, kepala rombongan, kepala regu, serta kehadiran para ulama besar yang menyertai calon jemaah haji di sini,” kata HNW.Ia menyebut, keberadaan tokoh-tokoh ulama di dalam kloter membantu pelaksanaan ibadah haji berjalan sesuai aturan fikih dan ketentuan pemerintah.Kolaborasi Cegah Persoalan JemaahAnggota Timwas Haji DPR Hidayat Nur Wahid (HNW) meninjau kondisi jemaah haji Kloter JKG 02 Jakarta Selatan di Sektor 7 Misfalah, Makkah, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok. Timwas Haji DPR 2026HNW mengatakan, pola kolaborasi antara petugas kloter dan ulama penting diterapkan di seluruh kloter haji karena dapat membantu menyelesaikan persoalan jemaah lebih cepat."Kolaborasi ini sangat baik dan ideal bila diterapkan di setiap kloter. Dengan demikian, permasalahan di tingkat kloter akan terselesaikan, bahkan sebelum masalah muncul, jemaah sudah mendapatkan solusi,” ujarnya.Ia mengingatkan, para jemaah telah menunggu lama untuk berhaji sehingga pelayanan harus dipastikan berjalan optimal.“Jemaah haji kita sudah menunggu 13 tahun lebih, dan tentu mereka berharap saat berhaji semuanya terlaksana dengan baik,” kata dia.HNW yang juga menjabat Wakil Ketua MPR ini juga menampung berbagai catatan terkait layanan transportasi, akomodasi, dan konsumsi jemaah.“Jika ada hal yang perlu diperbaiki, saya sampaikan agar dilaporkan kepada saya sebagai wakil rakyat untuk dibicarakan perbaikannya dengan kementerian berwenang, bukan sekadar mencari kesalahan,” tutur HNW.Fokus Pelayanan Lansia saat Puncak HajiMenjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), HNW memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan jemaah lanjut usia (lansia).Ia memastikan sosialisasi terkait rukhsah atau keringanan ibadah bagi lansia telah diberikan kepada jemaah.“Terkait masalah lansia, sudah diingatkan bahwa lansia memiliki hukum dan rukhsah tersendiri secara fikih,” kata HNW.Menurut dia, pemahaman mengenai rukhsah penting agar potensi masalah kesehatan maupun kendala ibadah saat puncak haji dapat diminimalkan.HNW akan terus mengawal kebijakan pemerintah terkait pelayanan bagi jemaah lansia dan difabel.“Pelayanan maksimal ini harus berlanjut ke proses berikutnya, seperti tawaf ifadah dan sa'i, sampai jemaah pulang ke Indonesia,” ujar dia.“Lansia harus mendapatkan pelayanan maksimal secara konsisten sejak awal hingga akhir kepulangan,” kata HNW.