Populer: Biaya Haji di Nigeria Naik; Maskapai Argentina Batalkan Penerbangan

Wait 5 sec.

Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (15/6/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTOBiaya perjalanan haji naik imbas perang menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Sabtu (30/5). Selain itu, Maskapai Argentina Batalkan Terbang. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:Biaya Perjalanan Haji di Mesir hingga Pakistan Naik Tajam Imbas Perang di IranPerang di Iran telah memicu lonjakan signifikan pada biaya perjalanan ibadah haji, sebuah ritual krusial bagi umat Islam. Mengutip Bloomberg, fenomena ini tidak hanya berdampak pada Mesir, sebagai populasi muslim terbesar di Timur Tengah, tetapi juga merambat ke negara-negara pasar muslim utama lainnya seperti Pakistan dan India. Di Mesir, rata-rata harga tiket haji melonjak dari 30 ribu pound Mesir (sekitar Rp 10 juta) menjadi 50 ribu pound Mesir (sekitar Rp 17 juta). Federasi pariwisata Mesir melaporkan kenaikan paket perjalanan mencapai 30 persen, dengan beberapa paket naik dari 70 ribu pound Mesir (sekitar Rp 23 juta) menjadi 90 ribu pound Mesir (sekitar Rp 30 juta).Kenaikan harga ini terutama disebabkan oleh gangguan lalu lintas udara di seluruh negara Teluk sejak Februari, yang mendorong harga avtur mencapai rekor tertinggi. Jazeera Airways, yang melayani lebih dari 30 ribu penumpang dari Rusia dan Asia Tengah ke Makkah, mencatat kenaikan tarif hingga 40 persen karena tidak melakukan lindung nilai bahan bakar. Senada, perusahaan perjalanan WEGO mengungkapkan bahwa tarif penerbangan ke Arab Saudi dari Mesir, Pakistan, dan India meningkat antara 20 persen hingga 40 persen, bahkan beberapa rute mencapai 50 persen lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya.Maskapai Argentina Batalkan Penerbangan Khusus Piala Dunia Imbas Avtur MahalAerolineas Argentina. Foto: Luis ROBAYO / AFPAerolíneas Argentinas SA telah membatalkan penerbangan khusus yang dijadwalkan dari tiga kota provinsi, yakni Córdoba, Rosario, dan Tucumán, ke Miami, AS, untuk Piala Dunia 2026. Mengutip Bloomberg, pembatalan ini disebabkan oleh kenaikan biaya bahan bakar pesawat (avtur) yang kuat dan berkelanjutan, yang merupakan imbas dari perang di Iran, serta permintaan global yang lebih rendah dari perkiraan semula. Layanan penerbangan ini, yang seharusnya memfasilitasi penggemar sepak bola dari pedalaman Argentina, kini tidak akan beroperasi pada Juni dan Juli mendatang.Keputusan maskapai ini didasarkan pada perubahan signifikan dalam proyeksi profitabilitas layanan dari kota-kota pedalaman tersebut, yang menjadi tidak ekonomis akibat lonjakan harga avtur. Di saat penggemar sepak bola di seluruh dunia sudah keberatan dengan harga tiket pesawat yang tinggi, pembatalan ini menambah tekanan pada penurunan permintaan global. Ini menjadi hal yang krusial mengingat Piala Dunia tahun ini kemungkinan menjadi yang terakhir bagi bintang Argentina, Lionel Messi, dan secara geografis, perjalanan ke AS lebih mudah diakses dibandingkan turnamen sebelumnya di Qatar.Sebagai respons, Aerolíneas Argentinas mengkonfirmasi akan memusatkan operasionalnya melalui Buenos Aires. Maskapai tersebut akan fokus pada perluasan konektivitas melalui bandara internasional Ezeiza di ibu kota, termasuk layanan tambahan selama tanggal-tanggal penting Piala Dunia. Saat ini, Aerolíneas mengoperasikan dua penerbangan harian antara Buenos Aires dan Miami, serta menawarkan penerbangan khusus ke Dallas dan Kansas City, tempat Argentina dijadwalkan untuk pertandingan pembuka Piala Dunia. Strategi ini menunjukkan upaya maskapai untuk mengoptimalkan operasional di tengah tekanan ekonomi global.