Tak Ada CFD, Sudirman-Thamrin Masih Ramai Didatangi Warga buat Olahraga

Wait 5 sec.

Suasana Bundaran HI yang tetap dipadati masyarakat meski CFD ditiadakan pada Minggu (31/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanKawasan Bundaran HI dan Sudirman-Thamrin tetap dipadati warga pada Minggu (31/5), meski Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka peringatan Hari Raya Waisak 2570.Pantauan kumparan di lokasi, sejumlah warga tetap datang sejak pagi untuk berolahraga, bersepeda, hingga sekadar menikmati suasana Jakarta di akhir pekan. Kendaraan bermotor terlihat tetap melintas di sepanjang ruas jalan protokol tersebut.Sebagian warga bahkan mengaku tidak mengetahui bahwa CFD ditiadakan hari ini.“Saya tadi bingung karena saya kira hari ini CFD. Eh ternyata banyak mobil lalu lalang juga,” ujar Diar Saputra (20), warga Jakarta Utara yang datang untuk berolahraga di kawasan Bundaran HI.Diar mengaku kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas olahraga karena warga harus lebih waspada terhadap kendaraan yang melintas.“Jujur sih agak sedikit mengganggu karena pas waktu jalan pun ada motor lewat. Jadi lebih waspada,” katanya.Diar (20) di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanMeski begitu, ia menilai kawasan Sudirman-Thamrin tetap cocok digunakan masyarakat untuk aktivitas joging ringan.“Kalau untuk sarana olahraga masyarakat mungkin untuk joging aja sih,” lanjutnya.Hal serupa dirasakan Kiki (34) dan Fifi (38) yang datang sejak sekitar pukul 06.30 WIB. Keduanya mengaku baru mengetahui pembatalan CFD saat berada di lokasi.Warga asal Bogor dan Jakarta Pusat itu mengatakan suasana Bundaran HI tetap menarik untuk dikunjungi meski tanpa CFD. Menurut mereka, daya tarik kawasan tersebut bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga menikmati keramaian dan wisata kuliner.“View Jakarta pagi kan agak sepi tuh, ya, kalau hari libur,” ujar Kiki.Fifi (38) dan Kiki (34) di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanSelain berjalan santai, keduanya juga menyempatkan diri berburu makanan di sekitar lokasi.“Iya, lari, jalan, jajan,” kata mereka.Bagi sebagian warga, Bundaran HI menjadi tempat rekreasi singkat saat libur. Aktivitas olahraga pun kerap dipadukan dengan kulineran dan menikmati suasana kota.Sementara itu, komunitas sepeda “Tim Gowes Pulo Gebang” tetap menggelar kegiatan gowes menuju Bundaran HI meski telah mengetahui CFD ditiadakan.“Kita sudah sedikit tahu bahwa hari ini tidak ada Car Free Day, tapi kita coba datang ke sini. Alhamdulillah ternyata di sini juga tetap ramai seperti biasanya,” ujar Mashuri (56).Komunitas tersebut menempuh rute dari Pulo Gebang menuju kawasan Monas dan Bundaran HI sebagai bagian dari agenda rutin mingguan mereka.Menurut mereka, kondisi lalu lintas yang tetap dibuka tidak terlalu mengganggu aktivitas bersepeda.“Alhamdulillah untuk kondisi saat ini, kita cukup gembira dan tidak merasa terganggu,” kata Mashuri.Komunitas Tim Gowes Pulo Gebang, Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanBagi para pesepeda dari kawasan pinggiran Jakarta itu, suasana Sudirman-Thamrin menawarkan pengalaman berbeda dibanding rute lainnya.“Pemandangan yang cukup bagus untuk ganti suasana,” ujar anggota komunitas sepeda itu.Meski CFD ditiadakan, kawasan Bundaran HI dan sekitarnya tetap menjadi daya tarik warga untuk beraktivitas pada Minggu pagi. Sebagian datang untuk berolahraga, sebagian lain sekadar menikmati suasana ibu kota yang lebih lengang dibanding hari kerja.