Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTOIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah bergerak di level 6.081-6.060 pada pembukaan perdagangan Selasa (2/6).Sebelumnya, pada Jumat (29/5), IHSG ditutup melemah 2,81 poin atau 0,04 persen ke level 6.127,381.“Secara teknikal, setelah pola downward bar terbentuk, maka pergerakan bearish consolidation berlaku. Berdasarkan indikator, RSI masih oversold atau jenuh jual, Stochastics K_D menunjukkan sinyal positif, dan volume spike terdeteksi,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Selasa (2/6).Nafan mengatakan, sentimen berasal dari perubahan komposisi indeks MSCI mulai 1 Juni 2026 baik Global Standard maupun Small Cap resmi berlaku efektif. Pada akhir pekan lalu, net foreign sell tercatat sangat masif mencapai Rp 8,36 triliun dalam sehari.“Para pelaku investor akan mencermati apakah tekanan jual dari manajer investasi pasif ini sudah mereda atau masih menyisakan tail-end effect di awal perdagangan Juni,” katanya.Selain itu, tepat pada Selasa ini, para pelaku pasar menyoroti perilisan dua data ekonomi penting, yakni S&P Global Manufacturing PMI Indonesia per Mei untuk melihat tingkat ekspansi sektor manufaktur domestik, serta data inflasi per Mei oleh BPS yang bakal menjadi indikator daya beli masyarakat pasca-momentum musiman serta arah kebijakan suku bunga BI ke depan.Dari global, adapun prospek kesepakatan AS-Iran yang akan segera tercapai telah terhambat oleh terjadinya serangan militer di antara kedua negara tersebut.“Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan damai masih berlangsung dengan Iran meskipun Teheran dilaporkan telah menangguhkan negosiasi dengan Washington,” ujar Nafan.Di sisi lain, menurut Nafan, perilisan US Nonfarm Payrolls per Mei pada akhir pekan ini juga dinantikan karena bakal mempengaruhi ekspektasi arah suku bunga The Fed ke depannya.Saham-saham yang dapat direkomendasikan Miras Sekuritas pada Selasa (2/6) meliputi BUVA, ERAA, dan GGRM.Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Selasa (2/6) diproyeksi melemah ke level 5.899. “Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5.899 sekaligus area support-nya,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Selasa (2/6).Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Selasa (2/6) meliputi DEWA, UNTR, UNVR, XBSK, dan NCKL.***Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.