Pemprov DKI & Perbasi Gaungkan Simpati Basketball Teladan Cup 2026

Wait 5 sec.

Pemprov DKI dan Perbasi Gaungkan Simpati Basketball Teladan Cup 2026 Foto: Dok. IstimewaTurnamen bola basket antarpelajar paling bergengsi di ibu kota, Simpati Basketball Teladan Cup (BTC) 2026 - Piala Gubernur DKI Jakarta, siap bergulir di GOR Bulungan pada 14 hingga 28 November 2026. Ajang berbasis undangan ini menjadi kompetisi terbesar bagi siswa SMP dan SMA negeri se-Jakarta, dengan melibatkan 32 tim dan lebih dari 380 pemain. Panitia memprediksi kehadiran hingga 8.400 penonton.Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama DPD Perbasi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh. Kepala Dispora (Kadispora) Jakarta Andri Yansyah menegaskan bahwa Pemprov menempatkan ibu kota sebagai pusat kegiatan olahraga sekaligus destinasi wisata olahraga yang berkelanjutan. Setiap agenda yang berdampak positif bagi pembinaan generasi muda dipastikan mendapat dukungan maksimal."DKI Jakarta memang akan menjadi epicenter of events atau destinasi sport tourism. Jadi kegiatan-kegiatan keolahragaan baik yang bersifat nasional maupun internasional terlebih regional, kami pemerintah provinsi wajib hukumnya melakukan full support," ujar Andri dalam konferensi pers di Kantor Dispora DKI Jakarta, Kamis (5/11/2026).Andri menilai bola basket memiliki daya pikat luar biasa di kalangan pelajar. Tingginya antusiasme peserta dan suporter menjadi sinyal positif keberhasilan pembinaan olahraga anak muda. Ia berharap turnamen ini menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit atlet profesional yang kelak mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia."Apalagi ini pelajar SMP dan SMA. Mungkin paling heboh penontonnya ketimbang pemainnya. Ini merupakan salah satu sinyal positif bahwa kegiatan olahraga khususnya basket mempunyai tempat tersendiri di hati anak muda," tegas Andri.Dukungan juga datang dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DKI Jakarta. Ketua Umum DPD Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim mengapresiasi panitia yang menyediakan ruang kompetisi berkualitas dan dikemas secara profesional bagi sekolah negeri di Jakarta.Pemprov DKI dan Perbasi Gaungkan Simpati Basketball Teladan Cup 2026 Foto: Dok. Istimewa"Terima kasih karena sudah memberikan dan membuka ruang kepada anak-anak di Jakarta untuk SMP dan SMA negeri. Ini khusus SMP dan SMA negeri baik putra dan putri untuk bisa ikut berkompetisi dalam sebuah kompetisi bola basket yang dikemas secara profesional oleh para senior yang sangat mumpuni di bidangnya," kata Lexyndo.Lexyndo mengungkapkan, Perbasi DKI Jakarta menerbitkan surat rekomendasi sejak Juli 2026, tanpa mempersulit proses perizinan. Langkah itu menjadi bukti komitmen federasi mengawal pembinaan atlet usia dini agar kejuaraan serupa terus berlanjut setiap tahun."Dari bulan Juli kami Perbasi sudah langsung memberikan rekomendasi. Jadi apa pun di Jakarta selama teman-teman siapa pun mau EO, panitia, sifatnya bisnis atau pembinaan, kami selaku federasi tidak pernah tebang pilih dan mempersulit dalam memberikan rekomendasi kegiatan," tegasnya.Turnamen ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi bersama Ikatan Keluarga Alumni Teladan (IKAT) Jakarta. Sinergi antara pelajar, alumni, dan masyarakat diharapkan melahirkan iklim kompetisi yang suportif serta memperkuat pembinaan olahraga basket di Jakarta secara jangka panjang.Pembina BTC sekaligus Koordinator Bidang Olahraga IKAT Jakarta Adi Yunadi Enjun menyebut kolaborasi ini penting untuk mempererat persaudaraan dan rasa bangga terhadap almamater."Ajang ini turut menghadirkan sesi jejaring dan keterlibatan alumni IKAT untuk mempertemukan siswa, alumni, dan komunitas dalam wadah kolaborasi lintas generasi serta memperkuat kebanggaan terhadap almamater," ungkap Adi.Pemprov DKI dan Perbasi Gaungkan Simpati Basketball Teladan Cup 2026 Foto: Dok. IstimewaKetua Panitia Steering Committee (SC) BTC 2026, Margetty Herwin menjelaskan, turnamen ini dirancang bukan hanya sebagai adu ketangkasan di lapangan, melainkan juga wadah kolaborasi seni dan solidaritas antarsiswa. Selain pertandingan, BTC 2026 menghadirkan atraksi koreografi, ultras suporter, serta penghargaan MVP dan Top Scorer."Tidak hanya sekadar pertandingan olahraga, BTC 2026 juga merangkul unsur seni dan solidaritas melalui konsep partisipasi unik. Setiap sekolah berpartisipasi dengan mengirimkan dua tim basket sekaligus, membawa satu tim non-basket untuk penampilan jeda pertandingan, serta mengirimkan rekomendasi suporter guna menciptakan atmosfer tribun yang meriah," terang Margetty.32 Tim, Lebih dari 380 PemainBTC 2026 terbagi menjadi Divisi SMP dan Divisi SMA, masing-masing untuk putra dan putri. Komposisi pesertanya terdiri atas 16 tim putra SMA, 8 tim putri SMA, 4 tim putra SMP, dan 4 tim putri SMP.Pada Divisi SMA, tim putra dibagi menjadi empat grup, dan juara tiap grup lolos ke semifinal. Tim putri dibagi menjadi dua grup, dengan juara dan runner-up tiap grup melaju ke semifinal. Divisi SMP memakai sistem pertemuan semua tim sehingga setiap tim bermain tiga kali, lalu juara dan runner-up bertemu di final.Panitia mengajak masyarakat, pelajar, orang tua, alumni, dan rekan media hadir langsung di GOR Bulungan untuk memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda Jakarta.