Aksi para pemain Mojang Priangan saat mengalahkan Setia Srikandi 4-0 dalam pertandingan terakhir HYDROPLUS Soccer League di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (16/5). Foto: Dok. Hydroplus Soccer LeagueHydroplus Soccer League Bandung akhirnya mendapatkan kampiun di kedua kategorinya. Dalam liga sepak bola wanita U-15 dan U-18 yang telah digelar selama hampir satu tahun terakhir ini, Mojang Priangan sukses menjadi juara di level U-15, sementara Akademi Persib Bandung tak terbendung di kategori U-18. Mojang Priangan harus menunggu sampai pekan terakhir untuk memastikan gelar juara U-15 mereka. Sampai pekan terakhir, poin mereka masih sama dengan Goal Aksis. Keduanya sama-sama meraih 46 poin dari 18 pertandingan. Meski begitu, Mojang Priangan unggul selisih gol dan kemenangan 4-0 atas Setia Srikandi di laga terakhir di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/5) memastikan hal tersebut. Di akhir musim ini, Mojang Priangan unggul selisih 6 gol saja dari Goal Aksis dan berhasil menjadi juara mengalahkan sembilan tim lainnya.Head Coach Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengaku senang dapat membantu timnya menjadi juara. “Alhamdulillah untuk hasil pertandingan liga di pekan terakhir, kami bisa memaksimalkan dengan agregat gol. Karena poin kami sama, saling kejar-mengejar, tapi kami tekankan ke pemain untuk cetak gol. karena sejak awal kami menyadari persaingan luar biasa ketatnya," ujar Imam, Sabtu (16/5). Aksi para pemain Mojang Priangan saat mengalahkan Setia Srikandi 4-0 dalam pertandingan terakhir HYDROPLUS Soccer League di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (16/5). Foto: Dok. Hydroplus Soccer LeagueSementara buat Kapten Kapten Mojang Priangan, Nayla Aulianti, hasil juara ini membuatnya bangga akan kerja keras yang ia dan rekan-rekannya lalui selama liga bergulir. “Saya merasa bangga karena latihan keras yang sudah saya lakukan bisa membuahkan hasil untuk tim menjadi juara. Ke depan saya ingin berusaha dan kembali menjadi juara lagi,” ucap Nayla.Di kategori U-18 justru telah dipastikan beberapa pekan sebelumnya. Dari 14 laga yang telah dilalui sampai akhir musim, Akademi Persib memperoleh total 40 poin, sembilan poin jaraknya dari pesaing terdekat mereka, Putri Garut. Selain mendapatkan trofi juara, para kampiun kategori U-15 dan U-18 juga mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp40 juta. Sedangkan runner-up memperoleh uang pembinaan Rp20 juta.Dengan hasil ini, Mojang Priangan dan Akademi Persib, bersama runner up U-15 Goal Aksis dan runner up U-18 Putri Garut, juga akan mewakili regional Bandung di Hydroplus Soccer League All-Stars yang akan digelar di Kudus, Juli 2026 nanti. Mereka akan melawan tim-tim lain yang menjadi perwakilan Hydroplus Soccer League Jakarta, Kudus, dan Surabaya. Ajang tersebut akan mempertemukan juara dan runner up U-15 dan U-18 dari empat kota penyelenggaraan yakni Surabaya, Jakarta, dan Kudus.Tak cuma itu, untuk memberikan kesempatan bagi pemain-pemain potensial lainnya, tiga pemain tim lain dari regional yang sama berhak memperkuat tim juara untuk juga tampil di Kudus. Aksi Akademi Persib Bandung U-18 saat melibas Goal Aksis dengan skor 3-1 dalam pertandingan pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (16/5). Foto: Dok. Hydroplus Soccer LeagueMenuju Level Lebih TinggiHYDROPLUS Soccer League diselenggarakan di empat kota yakni Bandung, Jakarta, Surabaya dan Kudus sejak Oktober 2025. Diikuti oleh 50 tim U-15 dan 27 tim U-18, liga sepak bola putri ini merupakan wadah kompetitif berjenjang yang dirangkai oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bekerja sama dengan Hydroplus. Di level usia yang lebih dini, terdapat MilkLife Soccer Challenge yang diselenggarakan di 12 kota di Indonesia dengan menyasar U-8, U-10 dan U-12.Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, menuturkan kompetisi ini merupakan tahap lanjutan bagi para pesepak bola wanita muda potensial mendapatkan pengalaman bertanding rutin guna mengasah kemampuan dan keterampilan mengolah si kulit bundar.“Setelah mereka mulai mencintai sepak bola melalui MilkLife Soccer Challenge, di usia yang lebih tinggi kami menyelenggarakan HYDROPLUS Soccer League yang bertujuan mewadahi bakat dan potensi atlet putri yang ingin lebih serius menekuni sepak bola melalui pertandingan dengan sistem liga. Sehingga di setiap minggunya para atlet dapat mengasah dan mengevaluasi kemampuan untuk tampil lebih baik lagi,” ucap Teddy.Aksi Akademi Persib Bandung U-18 saat melibas Goal Aksis dengan skor 3-1 dalam pertandingan pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (16/5). Foto: Dok. Hydroplus Soccer LeagueLiga ini juga penting untuk para atlet karena dapat menjadi jembatan bagi pesepak bola wanita sebelum mereka masuk ke level senior. “Saat ini, HYDROPLUS Soccer League menjadi satu-satunya liga sepak bola putri U-15 dan U-18 yang bergulir di Indonesia. Sehingga liga ini diharapkan dapat menjadi talent pool bagi klub-klub elit yang ingin membentuk tim sepak bola putri dan juga bagi federasi yang mencari sosok potensial untuk mengisi skuad tim nasional,” Teddy menjelaskan.Senada dengan hal tersebut, Pelatih Timnas Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki, yang memboyong serta skuad timnas senior untuk menyaksikan pekan terakhir HYDROPLUS Soccer League mengatakan liga ini merupakan wadah sangat penting dalam pertumbuhan sepak bola putri di Indonesia. “Saya sangat terbantu karena kehadiran HYDROPLUS Soccer League penting untuk perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia. Saya berharap program ini terus digalakkan agar bisa lebih baik ke depannya. Dari ribuan atlet yang bertanding kami melihat banyak bakat potensial yang muncul. Tentunya kami akan memantau lebih lanjut perkembangan mereka dan semoga kelak dapat mengisi skuad Timnas Indonesia di masa mendatang,” tandas Satoru Mochizuki.Beberapa bakat yang mencuri perhatian sepanjang gelaran HYDROPLUS Soccer League di Bandung ialah Amanda Fitriani dan Kazumi Zalfa Arrobi Nurlan. Keduanya merupakan pemain andalan tim Goal Aksis yang juga jebolan dari MilkLife Soccer Challenge Bandung. Performa impresif keduanya membawa Amanda dan Kazumi dipilih oleh pelatih Timnas Wanita Indonesia U-17 asuhan Timo Scheunemann mengikuti Training Camp di Clairefontaine, Prancis.Selain Amanda dan Kazumi, HYDROPLUS Soccer League juga melahirkan talenta-talenta muda lainnya yang terus berkembang, salah satunya adalah Nafeeza Ayasha Nori. Pemain yang aktif berkompetisi bersama tim Mojang Priangan itu bahkan telah memperkuat tim Filipina, Makati FC, sejak usia 14 tahun.Para juara HYDROPLUS Soccer League Bandung memperoleh hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp40 juta dan runner-up mendapatkan Rp20 juta. Foto: Dok. Hydroplus Soccer LeagueDaftar pemenang HYDROPLUS Soccer League BandungKategori Usia 15Juara: Mojang PrianganRunner Up: Goal AksisTop Scorer: Syabilla Khanaya Ardianto (Mojang Priangan) - 19 GolBest Goalkeeper: Elbian Defika Aryasatya (Goal Aksis)Best Player: Raisya Novita Amalia (Mojang Priangan)Kategori Usia 18Juara: Akademi Persib BandungRunner-up: Putri GarutTop skor: Diana Annisa Rahmawati (Putri Garut) - 15 GolBest Goalkeeper: Gadhiza Asnanza (Akademi Persib Bandung)Best player: Sucy Kanya Sholehah (Akademi Persib Bandung)