Bupati Jember Ingin DPRD Buat Aturan Larangan Merokok saat Rapat di Dewan

Wait 5 sec.

Bupati Jember Muhammad Fawait memberi pernyataan ke media. Foto: Dok. Pemkab JemberDPRD Jember menuai sorotan tajam setelah beredar rekaman video yang memperlihatkan salah seorang anggota Dewan sedang asyik merokok sembari main game ketika rapat membahas masalah kesehatan.Kecaman khalayak ramai pun deras mengalir. Tingkah laku wakil rakyat tersebut dianggap tidak etis dan melukai perasaan publik dan dianggap sengaja mengabaikan kepentingan publik.Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengaku heran dengan kondisi begitu bebasnya merokok di kantor DPRD Jember.Bahkan, sepengetahuan dia secara langsung melihat dengan mata kepala sendiri yang merokok bukan hanya anggota Dewan, melainkan juga para pejabat pemerintahan.Gus Fawait memang terkejut mendapati pemandangan yang demikian. Pasalnya, kontras dengan yang dialaminya saat menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dahulu."Saya kaget, sepuluh tahun jadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, kalau paripurna enggak ada yang merokok," katanya, Kamis, 14 Mei 2026."Nah, pas masuk ke Jember, banyak yang merokok bukan cuma anggota DPRD, tapi juga Kepala OPD juga banyak yang merokok," jelasnya.Gus Fawait menilai kasus yang viral menjadi pelajaran. Sehingga, langsung meminta kepada semua bawahannya tidak merokok di kantor pemerintahan maupun saat rapat bersama DPRD.Sedangkan, terkait larangan merokok di lingkungan kantor DPRD oleh Gus Fawait diharapkan pihak legislatif yang membuat sendiri ketentuannya."Mungkin momentum ini sekaligus saya berharap mudah-mudahan nanti aturannya diperjelas. Sehingga, kalau rapat atau paripurna tidak ada lagi yang merokok," harap Gus Fawait.Gus Fawait berpendapat, tiadanya aturan larangan merokok di gedung Dewan selama ini menimbulkan persepsi yang bias.Tanpa aturan tegas akhirnya dianggap boleh-boleh saja merokok. Seperti yang menimpa anggota Komisi D, Achmad Syahri Assidiqi atau Lora Syahri hingga ketiban sial."Jangan-jangan yang merokok memang diperbolehkan. Cuma pas lagi apes (sial) viral saja," seloroh Gus Fawait berupaya meredakan ketegangan.Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim menyatakan masalah Syahri merokok dan main game akan diproses melalui Badan Kehormatan (BK). Tujuannya untuk membuktikan ada tidaknya pelanggaran etik DPRD.Sedangkan, Syahri telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka ke publik. Dia berjanji tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.Kantor DPRD Jember. Foto: Dok. Pemkab Jember