Melihat 'Sambo' Sapi 1,1 Ton yang Bakal Dikurbankan Prabowo di Kota Tangerang

Wait 5 sec.

Sapi seberat 1,1 ton yang akan dikurbankan Presiden Prabowo Subianto di wilayah Kota Tangerang. Foto: Dok. Pemkot TangerangSapi berwarna hitam dengan nama Sambo, dipilih Presiden Prabowo Subianto menjadi hewan yang akan dikurbankan di wilayah Kota Tangerang. Sapi itu memiliki berat 1,1 ton.Sapi dari peternakan milik Muhammad Roji yang berlokasi di Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, itu telah lolos proses seleksi sebelum dipilih Prabowo untuk dikurbankan."Tidak sembarangan bisa dibeli Pak Presiden, saya harus urus seleksi. Prosesnya tentu dites laboratorium, kayak cek darah, kotoran, air liur, kemudian cek fisik, lalu dinyatakan negatif dari penyakit antraks maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pas cek itu, petugasnya datang ke peternakan, nah kalau semuanya layak baru bisa dibeli Pak Presiden," kata pemilik sapi, Muhammad Roji.Sapi seberat 1,1 ton yang akan dikurbankan Presiden Prabowo Subianto di wilayah Kota Tangerang. Foto: Dok. Pemkot TangerangLanjut dia, Sambo yang dibeli Presiden dengan harga Rp 122 juta ini, telah menjalani proses penggemukan di tempatnya selama tiga tahun terakhir. Untuk mencapai bobot tersebut, sapi berusia lima tahun ini mendapatkan perlakuan khusus, mulai dari pola makan hingga kebersihan."Perawatannya khusus. Mandi rutin sehari dua kali, pagi dan sore, untuk memastikan kebersihan. Pakannya kita beri ampas tahu, konsentrat, hingga singkong," ujarnya.Selain asupan nutrisi, kesehatan Sambo juga dipantau ketat. Sapi tersebut rutin diberikan vitamin B kompleks dan B12, serta telah menerima vaksinasi lengkap sesuai instruksi dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.Sapi Sambo akan diserahkan kepada masyarakat Kota Tangerang pada Hari Raya Idul Adha mendatang. Meski demikian, titik lokasi pemotongan hewan kurban tersebut masih menunggu instruksi lebih lanjut."Untuk pengirimannya insyaallah ke wilayah Kota Tangerang, namun untuk masjid atau lokasi pastinya saya belum ada perintah," ungkapnya.