Prabowo: Program MBG Suntik Ekonomi Desa Rp10,8 Miliar/Tahun

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menggerakkan ekonomi desa sekaligus meningkatkan penjualan hasil produksi masyarakat.Saat meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk yang dipantau secara daring dari Jakarta, Sabtu, Prabowo menyebut program MBG dapat menciptakan perputaran uang hingga Rp900 juta per bulan atau sekitar Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa.“Dengan MBG, dana yang beredar di desa meningkat signifikan. Sebelumnya dana desa sekitar Rp1 miliar, sekarang bertambah hingga Rp10 miliar,” ujar Prabowo.Prabowo menjelaskan program MBG juga memberi manfaat langsung kepada petani, peternak, pedagang, dan pelaku usaha kecil di desa. Hasil produksi masyarakat seperti ikan lele, bawang merah, tempe, hingga telur kini memiliki pasar yang jelas karena terserap untuk kebutuhan MBG.“Seluruh produsen di desa ikut hidup karena produk mereka bisa terjual,” katanya.Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, penggunaan bahan pangan lokal dinilai mampu menekan biaya logistik. Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga tidak perlu membeli bahan kebutuhan dari daerah yang jauh.Prabowo menilai perputaran uang melalui program MBG jauh lebih bermanfaat dibanding mekanisme pasar bebas yang hanya menguntungkan pemilik modal besar dan menyedot uang rakyat.Karena itu, Prabowo menegaskan MBG bersama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi penggerak kebangkitan ekonomi Indonesia dari tingkat desa hingga nasional.“Saya kira para kepala desa dan bupati sudah mulai merasakan manfaatnya. Ke depan dampaknya akan semakin besar,” kata Prabowo. (*)