Islam Times - Dengan menafsirkan kembali posisi perempuan dalam pemikiran perlawanan, "Dhahabiya Al-Fahim" menekankan bahwa perempuan bukanlah berada di pinggiran, tetapi di pusat sebuah entitas hidup; sebuah entitas yang kehidupan, kesabaran, dan keberlanjutannya bergantung pada peran perempuan, dan tanpa elemen ini, kemungkinan kelanjutan dan keberlanjutannya tidak terbayangkan.