Sederet Pesan Prabowo saat Panen Raya Jagung di Tuban

Wait 5 sec.

Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat panen raya jagung. Foto: Dok. PolriPresiden Prabowo Subianto menghadiri Panen Jagung Raya yang digelar Polri di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5).Tak hanya menghadiri, di sana Prabowo juga memberikan pidatonya di hadapan para menteri dan hadirin lainnya. Ia memuji Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga berbicara soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).Berikut adalah rangkuman pidato Prabowo pada kesempatan tersebut:Puji KapolriPresiden Prabowo berpidato saat Peresmian Operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kabupaten Nganjuk, (16/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenDalam pidatonya, Prabowo memuji langsung Jenderal Sigit. Menurutnya, program Kapolri selalu berhasil terlaksana."Ini saya lihat Pak Listyo ini berhasil. Aku mau ngomong apa? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya sok muji-muji loh, aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan, tapi saya ingin objektif," kata Prabowo di Tuban."Habis itu jagung, dua kali ya kau undang saya panen raya, udah tiga kali, ketiga ini. Habis itu ada pameran stan-stan itu," lanjut Prabowo.Prabowo menyebut selalu ada inovasi yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit."Dan selalu ada bukti inovasi-inovasi. Ya bagaimana, saya gembira, bukan saya pura-pura," jelasnya.Mau Beri Kapolri Bintang MahaputeraKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Mako Polda DIY. Foto: Dok. PolriPrabowo pun mengaku terkesan dengan kinerja Polri menjalankan arahan-arahan presiden. Prabowo menyebut, ada andil besar Jenderal Sigit di balik kesuksesan ini."Saya melihat peran Polri luar biasa dan di sini saya kira adalah karena leadership, kepemimpinan. Kalau bagus ya kita harus akui bagus. Kalau baik kita akui baik. Dan dalam organisasi kalau organisasinya baik berarti pemimpinnya baik. Iya kan?," kata Prabowo."Kalau tim kesebelasan sepak bola kalau menang ya manajernya baik, pelatihnya baik, kapten kesebelasannya baik. Benar enggak? Kontrak diperpanjang. Benar kan? Kalau enggak beres, copot. Sederhana," imbuhnya.Ia lalu menjanjikan bahwa Kapolri akan diberi penghargaan Bintang Mahaputera. Ini adalah penghargaan tertinggi kedua di Republik Indonesia setelah Bintang Republik Indonesia."Saya lihat Polri ini berprestasi, berprestasi. Kapolri belum pernah menerima Bintang Mahaputera, belum. Ya nanti Presiden Prabowo yang kasih. Panglima TNI belum terima juga, kau. Presiden Prabowo memberi," kata Prabowo.Menanggapi hal itu, Sigit tersenyum. Ia lalu bangkit dari kursinya dan memberi hormat kepada Presiden. Tepuk tangan hadirin pun menggema di lokasi acara.Selanjutnya, Prabowo juga menyatakan bahwa pemberian penghargaan kepada Kapolri itu adalah suatu yang objektif."Ni saya lihat Pak Listyo ini berhasil ya. Bagaimana aku mau ngomong apa? Iya kan? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya sok muji-muji loh. Aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan. Tapi saya ingin objektif," katanya.Apresiasi PolriPresiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat panen raya jagung. Foto: Dok. PolriTak hanya Kapolri, Prabowo juga mengapresiasi institusi Polri dalam menjalankan peranannya di bidang swasembada pangan.Prabowo menyebut peranan Polri yang bagus dilandasi sosok leadership dari pimpinannya. Menurutnya, kinerja yang sudah bagus harus diapresiasi."Peran Polri luar biasa. Saya kira karena leadership kepemimpinan. Kalau bagus ya kita akui bagus. Kalau organisasi baik, pemimpinnya baik, maka kontrak diperpanjang. Kalau tidak beres copot," katanya.Ia juga menyinggung posisi Polri yang kerap mendapat kritikan dari masyarakat. Namun, mereka tetap bergerak menyukseskan inovasi bagi swasembada pangan.“Kalian sering dicaci maki sedikit-sedikit. ‘Polri begini, Polri begitu.’ Benar enggak? Minta reformasi. Iya kan, tapi sekarang kalian buktikan," ucap Prabowo."Ini saya bukan memuji-muji sekali lagi, tapi benar di tengah krisis Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah-menyerah, yang berani mencari ilmu," sambungnya.Menurut Prabowo, Hal ini tercapai karena kedekatan Polri dengan rakyat.“Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu. Makanya kalian tahu ini luar biasa," katanya.Sekali lagi Prabowo berterima kasih atas kinerja Polri atas dedikasi mereka dan sumbangsih terkait ketahanan pangan."Terima kasih Kepolisian Indonesia, terima kasih prestasimu. Ground breaking 10 gudang ketahanan pangan ditambah yang 18 sudah kau bangun. Luar biasa. Launching operasional 166 SPPG baru juga. Terima kasih sehingga saudara nanti akan berperan penting. Totalnya nanti 1.500 SPPG," tutup Prabowo.Bicara Perpanjang Kontrak di Hadapan KapolriPresiden Prabowo Subianto usai berpidato di Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenUsai memuji Jenderal Sigit dan Polri, Prabowo kemudian mengumpamakan organisasi seperti klub sepak bola. Menurutnya, tim yang baik berasal dari manajer dan pelatih yang baik."Kalau bagus ya kita harus akui bagus. Kalau baik kita akui baik. Dan dalam organisasi, kalau organisasinya baik berarti pemimpinnya baik. Iya kan? Kalau tim kesebelasan sepak bola menang, ya manajernya baik, pelatihnya baik, kapten kesebelasannya baik. Benar enggak?" kata Prabowo.“Benar,” lanjut Prabowo.Menurut Prabowo, tim hingga manajer tim tersebut layak diapresiasi dengan memperpanjang kontrak. Sebaliknya, jika timnya buruk akan mendapat sanksi.“Kontrak diperpanjang. Benar kan? Kalau enggak beres, copot. Sederhana. Benar enggak? Ini namanya hidup, Saudara-saudara. Jadi jangan kau ingin jadi kapten kesebelasan sepak bola, kalah kalah kalah ingin diperpanjang terus. Ya enggak," ujar Prabowo.Bicara Dampak Positif MBG-Kopdes Merah PutihIlustrasi dapur MBG. Foto: ShutterstockPrabowo merespons banyaknya kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau Kopdes. Ia mengatakan dampak positif kedua program itu baru akan terasa di masa mendatang."Saudara akan lihat apa yang kita buat tahun 2025, tahun 2026 ini. Jangan sekarang, jangan 2029, nanti 20 tahun lagi saudara nilai apa yang kita buat hari ini. Yang kita buat adalah hal-hal yang mendasar. Kita bikin MBG, mendasar," kata Prabowo.Prabowo kemudian membeberkan peredaran uang di desa berkat program MBG dan Kopdes."Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang. 3.000 kali Rp15.000, Rp45 juta kali 3.000. Saya ulangi, Rp15.000 kali 3.000. Ada yang lebih, ada yang sedikit berkurang, dan sebagainya. 3.000 kali Rp15.000, Rp45 juta tiap hari. Tiap hari. Dan di situ ada lima hari seminggu kali empat, 20. Dua puluh hari kali Rp45 juta berarti Rp900 juta tiap bulan. Kali 12 berarti Rp10,8 miliar beredar di desa itu," sambungnya.Prabowo mengatakan anggaran sebesar itu lebih baik dialirkan ke setiap daerah untuk MBG dan Koperasi Merah Putih."Kalau kita pakai yang mereka katakan harus pasar bebas, neoliberal, pasar bebas, di mana modal besar yang akan berkuasa, uang rakyat akan tersedot, ujung-ujungnya ke luar negeri. Kelebihan uangnya tidak masuk ke kita. Saudara-saudara, MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita," ucap dia.Meski demikian, Prabowo mengakui masih ada banyak masalah pada program MBG. Prabowo bertekad menyelesaikan masalah tersebut."Bahwa banyak masalah (MBG), iya. Bahwa banyak tantangan, benar. MBG banyak masalah, kita harus tertibkan. Manusia Indonesia ya kita mengertilah ya, penyakit kita harus kita berani hadapi, harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat. Berurusan dengan uang dia lupa," kata dia.Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan saat bertemu rakyat kecil, mereka meminta agar program MBG jangan sampai dihentikan."MBG begitu penting untuk bangsa kita. Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani, 'Pak tolong Pak, MBG jangan diberhentikan. Ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan, sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya'. Jadi MBG sangat penting, tapi sekarang kita topang dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih," ujar dia.Lebih lanjut, Prabowo mengatakan apabila semua target Koperasi Merah Putih bisa beroperasi, maka program tersebut dapat menopang rantai pasok MBG."Ini adalah kegiatan-kegiatan Koperasi Merah Putih. Ada sembako yang dijual, sembako macam-macam termasuk subsidi, juga penyalur gas, tabung-tabung gas, penyalur pupuk subsidi, sembako subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani, dan juga akan ada apotek obat murah," tandas dia.Kata KapolriPresiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat panen raya jagung. Foto: Dok. PolriKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sederet capaian panen raya kedua yang jumlahnya mencapai berton-ton. Ini adalah upaya Polri ikut serta di bidang panen raya, sebagai bagian mewujudkan ketahanan swasembada pangan."Pada tahun 2025 kami merealisasikan penanaman jagung 661,112 ribu hektare dengan hasil panen 3,9 juta ton untuk meningkatkan produksi jagung 1,8 juta ton," kata Listyo di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5).Kapolri menambahkan, pihaknya pada 2026 memiliki potensi lahan seluas 1,37 juta hektare di seluruh Indonesia. Selanjutnya, pada 8 Januari 2026 pihaknya telah melakukan panen kuartal pertama pada lahan 91 ribu hektare dengan hasil panen 884.129 ton."Hari ini kami akan panen raya jagung kuartal kedua dengan lahan 189.760 hektare dengan potensi hasil panen 1,23 juta ton," terangnya.Dari total tersebut, sebanyak 100 ton dikirim ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kemudian, pihak koperasi membeli dari petani seharga Rp 6500 per kilogram."Kemudian dijual ke Malaysia Rp 7000 per kilogram. Sehingga ada margin keuntungan Rp 500 per kilogram," jelasnya.Kapolri menambahkan, di daerah Tuban juga akan diselenggarakan panen raya pada lahan seluas 101,5 hektare dari empat Gapoktan. Yakni meliputi Gapoktan KTH Wonolestari, LMDH Jenggolo Manik, LMDH Wonomulyo, dan lahan PT Semen Indonesia."Potensi hasil panennya sebesar 609 ton. Hasil panen akan dibawa ke Bulog guna mendukung stabilitas pasokan dan cadangan pangan," imbuhnya.