jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis laporan resmi mengenai aktivitas Gunung Merapi untuk periode pengamatan 8 hingga 14 Mei 2026. Berdasarkan hasil pengamatan visual maupun instrumental, gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu dinilai masih memiliki aktivitas vulkanik yang cukup tinggi berupa erupsi efusif.