Pertandingan kedua Campus League 2026 - Basketball Regional Samarinda Season 1, Jumat (8/5/2026) yang menyajikan laga antara Politeknik Negeri Balikpapan (jersey putih) dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (jersey merah). Foto: Dok. Campus LeagueGymnasium UPI akan menjadi arena panas Campus League Basket Regional Bandung 2026. Kompetisi antar-kampus itu akan digelar pada 17-22 Mei 2026 dan diikuti oleh 13 kampus dari Bandung, Tasikmalaya, hingga Bogor. Di sektor putra, persaingan dibagi ke dalam empat grup. Grup A dihuni Universitas Widyatama Bandung, Telkom University Bandung, dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Sementara Grup B mempertemukan tuan rumah Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung, serta Universitas Logistik dan Bisnis International Bandung.Grup C juga tak kalah panas. Institut Teknologi Bandung lewat Basket Ganesha akan bersaing dengan Institut Teknologi Nasional Bandung dan Universitas Kristen Maranatha Bandung. Sedangkan Grup D mempertemukan Institut Pertanian Bogor, Universitas Perjuangan Tasikmalaya, dan Universitas Islam Bandung.Pada sektor putri, persaingan terbagi ke dalam dua grup. Grup F dihuni empat tim, yakni Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Universitas Kristen Maranatha Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, dan Telkom University Bandung.Sementara Grup E diisi Universitas Padjadjaran Bandung, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Katolik Parahyangan Bandung.Fabio Cannavaro bersiap free throw di pertandingan Campus League Basketball Regional Samarinda, di GOR Serbaguna Sempaja, Samarinda, Sabtu (9/5). Foto: Dok. Campus LeagueTarget TinggiJelang tip-off yang digelar pada Minggu (17/5), para peserta telah menyiapkan diri dengan maksimal. Salah satunya adalah Telkom University yang punya target tinggi dalam gelaran ini. “Kalau dari segi persiapan mungkin ya baik teknis maupun non-teknis sudah coba saya persiapkan,” kata Putra Ikhsan, pelatih Telkom, selepas Technical Meeting Regional Bandung, Senin (11/5).“Apalagi kan mungkin kelebihannya dari Campus League ini udah di-announce dari jauh-jauh hari jadi memang persiapan kami agak lumayan lama juga,” tambahnya."Mudah-mudahan dengan segala permasalahannya kami masih bisa dapat hasil maksimal," ujarnya.IPB tampil lebih berani. Meski datang dari luar Bandung, Agric Basketball langsung membidik podium tertinggi. "Kami punya target juara," kata pemain IPB, Ifif Hamudin, yang ingin membuktikan basket IPB mampu bersaing dengan kampus-kampus besar Jawa Barat.Sedikit berbeda, Universitas Perjuangan Tasikmalaya yang program basketnya baru berjalan empat tahun melihat Campus League lebih sebagai panggung promosi sekaligus penambah jam terbang. "Alasan paling utama adalah promosi kampus. Kedua, menambah pengalaman jam bertanding anak-anak, karena basket kami masuk baru sekitar tiga atau empat tahun dibentuk," ungkap pelatih Unper, Afgan Girang Gandana.Dengan campuran kampus bertradisi kuat seperti ITB, Maranatha, dan ITHB serta pendatang baru yang ambisius, Regional Bandung diprediksi jadi salah satu wilayah paling kompetitif di Campus League musim ini. Siapa yang akan melaju ke The National? Tunggu updatenya di @campussportid di TikTok dan Instagram.