Treatment Khusus dari 'Hotel' Kambing di Kudus, Agar Rileks Jelang Idul Adha

Wait 5 sec.

Hotel Kambing di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparanHotel Kambing di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyediakan treatment khusus bagi kambing yang hendak dikurbankan saat Idul Adha. Beragam fasilitas diberikan agar kambing terlihat rapi dan rileks menjelang Idul Adha.Hotel ini terletak di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. 'Hotel' itu berdiri di lahan seluas 30x15 meter, dan berupa jajaran kandang-kandang kambing yang jadi 'kamar' bagi para kurban.Lahan tersebut milik warga setempat. Dahulu lokasi tersebut berupa lahan kosong. Kemudian, Irawan dan warga setempat mengelolanya menjadi Hotel Kambing.Ketua Kelompok Widoro Kandang, Irawan (37) mengatakan, Hotel Kambing yang digagasnya bersama kelompok ternak sudah ada sejak empat tahun silam. Tepatnya sekitar tahun 2021.Peternak memberi makan kambing di Hotel Kambing, Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan"Penamaan Hotel Kambing sebagai strategi pemasaran agar banyak pembeli ke sini," katanya kepada kumparan, Rabu (20/5).Secara keseluruhan ada 50 ekor Kambing yang dikelola olehnya bersama peternak lainnya. Puluhan ekor Kambing itu mencakup kambing jenis Jawa Randu, Peranakan Etawa, Bligon, Mandras, dan Jawa.Dari total 50 ekor kambing di tempatnya, sebanyak 40 ekor kambing sudah laku terjual. Harga per ekor kambing bervariasi mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 6 juta.Ada lima kamar yang terdapat di Hotel Kambing itu. Bentuk kamarnya seperti kandang yang terbuat dari bambu. Di area depan kandang itu terdapat tempat meletakkan rumput sebagai pakan kambing. Selain rumput, Irawan memberi makan kambing dengan ampas tahu dan vitamin.Peternak memberi makan kambing di Hotel Kambing, Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan"Di Hotel Kambing ini ada perawatan ekstra bagi kambing. Ketika kambing sudah dibeli, kambing tersebut diinapkan di sini sampai menjelang Idul Adha. Selama di sini kami berikan treatment khusus," terangnya.Treatmen Khusus Kambing: Pijat, Potong Kuku, Rapikan BuluIrawan menjelaskan, treatment yang diberikan kepada kambing di Hotel Kambing ini beragam. Mulai dari pelayanan pijat kambing, memandikan kambing, potong kuku, merapikan tanduk, dan memotong bulu, merapikan bulu kambing dan menjemur kambing.Ketua Kelompok Widoro Kandang Irawan memotong bulu kambing di Hotel Kambing, Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan"Biaya treatment tersebut free. Pembeli hanya membayar harga beli kambingnya saja. Pengiriman kambing ke rumah pembeli juga gratis," ungkapnya.Pemberian layanan ekstra bagi kambing itu dinilai memberikan manfaat. Yakni kambing menjadi rileks, pertumbuhannya bagus dan terhindar dari penyakit.Pada Hotel Kambing yang dikelolanya itu terdapat lima kamar. Masing-masing kamar diberi nama. Kelimanya yakni Kamar Sam Poo Kong, Kamar King-King, Kamar Eng Jati, Kamar Purnomo dan Kamar Bejo Selamat.Tiap-tiap kamar memiliki ukuran yang bervariasi. Ada yang berukuran 1,5 meter x 3 meter, 1,5 meter x 5 meter, dan 6 meter x 5 meter.Ketua Kelompok Widoro Kandang Irawan memotong kuku kambing di Hotel Kambing, Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan"Pemberian nama kamar didasarkan pada celetukan nama orang yang merawat kambing. Satu kamar mampu menampung lima hingga sepuluh ekor kambing," jelasnya.Menurut Irawan, pembeli biasanya tidak langsung membawa pulang kambing yang telah dibeli. Mayoritas pembeli memilih menginapkan terlebih dahulu agar mendapatkan treatment."Biasanya diambil kalau sudah mendekati Idul Adha," ucapnya.Bagi pembeli yang hendak membeli kambing, Irawan mempersilakan pembeli datang langsung ke lokasi Hotel Kambing. Setiap harinya Hotel Kambing buka mulai pagi hingga malam hari."Sejauh ini penjualan ke Kudus saja. Semoga ke depannya penjualan kambing saya semakin laris," imbuhnya.