Gideon Tengker Sebut Polisi Akan Panggil Terlapor Kasus Dugaan Pemalsuan Surat

Wait 5 sec.

Gideon Tengker jalani BAP tambahan di Polda Metro Jaya. Foto: Giovanni/kumparanKasus dugaan pemalsuan surat yang dilaporkan Gideon Tengker sejak 2024 akhirnya kembali bergulir. Gideon kembali menyambangi Polda Metro Jaya untuk mempertanyakan perkembangan laporannya terhadap mantan istrinya, Rieta Amalia, serta kedua anak mereka, Caca Tengker dan Nagita Slavina. Kuasa hukum Gideon, Erles Rareral, mengatakan bahwa laporan tersebut kini ditangani oleh tim penyidik baru di Polda Metro Jaya. "Laporan kita itu di Polda Metro Jaya sudah berpindah dari Subdit Renakta ke sub yang lain,” kata Erles di Polda Metro Jaya. Menurut Erles, kasus tersebut kini ditangani Subdit Jatanras. Ia mengaku sudah bertemu dengan penyidik baru untuk membahas kelanjutan proses hukum.“Yang tangani sekarang ini Jatanras. Sudah kita temui,” lanjutnya.Musisi Gideon Tengker ditemui wartawan usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/2/2024). Foto: Dok. Agus ApriyantoPihak Gideon berharap dengan adanya pergantian penyidik, proses hukum yang sempat mengendap ini bisa kembali diproses. Erles bahkan mengatakan bahwa pihak kepolisian akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan. "Janji daripada penyidik, sesegera mungkin mereka akan panggil terlapor itu untuk mendengarkan apa dan mengapa sampai mereka dilaporkan. Saya optimis tahun ini (kasusnya) selesai,” tutur Erles.Erles juga menyebut pihak Rieta dan anak-anaknya akan dipanggil pada bulan Juni mendatang. "Mungkin, awal Juni itu sudah dipanggil," katanya. Kata Gideon Tengker soal Laporan LamanyaSementara itu, Gideon Tengker mengaku selama ini memilih tidak terlalu menekan proses hukum karena mempertimbangkan kondisi keluarganya.“Lama karena saya juga tidak terlalu mau push. Saya berpikir ini kan mantan istri dan mantan suami punya kasus,” ujar Gideon.Ia juga menyinggung hubungan dengan anak-anaknya yang disebut masih belum membaik di tengah konflik yang berlangsung.“Saya tunggu telepon mereka ya. Untuk baik-baik semuanya, bukan untuk apa-apa,” pungkasnya.