Ilustrasi begal motor. Foto: Sukh Simran Singh Gandam/EyeEm/Getty ImagesGCR (20 tahun) mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) diduga dilindas oleh pria bermotor di sebuah gang di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Peristiwa tersebut terekam kamera warga dan videonya beredar di media sosial. Dalam narasi video, peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (12/5) malam.Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat berlari sambil dikejar seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Korban kemudian terjatuh, sementara pelaku tetap melaju dan melindas tubuh korban. Berikut kumparan rangkum fakta-faktanya.Polisi: Korban Tak MelaporKondisi trotoar di Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Minggu (26/10/2025). Foto: Linda Lestari/kumparanKapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas mengatakan, hingga kini korban belum membuat laporan polisi."Yang bersangkutan enggak mau laporan," kata Rogers, Kamis (14/5).Ia menyebut, kondisi tersebut membuat pihak kepolisian belum dapat memastikan secara rinci kronologi kejadian.Polisi juga belum dapat memastikan identitas korban, termasuk informasi yang menyebut korban merupakan mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad)."Saya enggak bisa pastikan (korban mahasiswi Unpad) karena yang bersangkutan enggak mau laporan," ujarnya.Korban Luka Lecet di Lutut-LenganGCR (20 tahun) mahasiswi yang dilindas oleh pria bermotor di sebuah gang di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengalami sejumlah luka. Foto: Dok. Humas Polres SumedangMenurut keterangan polisi, korban mengalami lecet pada kedua lututnya, serta lecet pada kedua lengannya.Polisi telah membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan medis.Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan kepolisian saat ini tengah mendalami kasus tersebut."Benar, kami menerima informasi adanya dugaan tindak pidana penganiayaan di wilayah Jatinangor. Saat ini anggota di lapangan sedang melakukan pendalaman, meminta keterangan dari saksi-saksi, serta mengumpulkan petunjuk lain untuk mengungkap identitas pelaku," ujar AKP Awang Munggardijaya.Polisi telah meminta keterangan saksi, dalam peristiwa penganiayaan yang terjadi di Gang Mawar 5, Dusun Sukamanah, RT 003 RW 001, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor itu.Sempat Ditodong PisauIlustrasi begal motor. Foto: boonchai wedmakawand/Getty ImagesHasil penyelidikan polisi, berdasarkan keterangan awal, kejadian bermula saat korban selesai makan dan hendak kembali ke tempat kost.Ketika melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba diadang seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor.Pelaku diduga mengeluarkan pisau dan mengancam korban sambil meminta korban untuk diam."Dari sini kan si pelaku ini mengeluarkan senjata tajam, pisau, kemudian menodongkan ke si korban terus bilang ke si korban 'Diam'," kata Awang.Korban yang takut lalu lari menyelamatkan diri. Namun korban tersandung dan terjatuh. Pelaku kemudian melindas korban dan lari ke jalan utama.Korban masih syok sehingga belum membuat laporan polisi. Sementara identitas pelaku masih diselidiki."Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melapor apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas, agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.Polres Sumedang UsutGCR (20 tahun) mahasiswi yang dilindas oleh pria bermotor di sebuah gang di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mengalami sejumlah luka. Foto: Dok. Humas Polres SumedangPolres Sumedang menyelidiki kasus dilindasnya mahasiswi tersebut."Sampai saat ini belum jelas identitas pelaku. Masih diidentifikasi sama Serse ya, Satreskrim Polres Sumedang," kata Awang.Polisi masih mengumpulkan bukti, termasuk menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.Rekaman yang beredar saat ini baru memperlihatkan momen korban terjatuh dan dilindas pelaku."Apakah memang pas di kejadian sebelumnya itu ada pengancaman atau pemaksaan itu kan masih dianalisa ya. Yang tampak di CCTV itu pada saat korban dilindas," ujar Awang.Korban Masih SyokIlustrasi kekerasan perempuan. Foto: Fatah Afrial/kumparanGCR belum bisa bercerita banyak tentang peristiwa yang dialaminya."Iya, mahasiswi Unpad (korbannya). Korban sampai kemarin juga masih trauma, jadi masih pemeriksaan kesehatan. Jadi belum memutuskan untuk laporan juga. Namun demikian kita dari pihak Kepolisian sudah melakukan tindakan-tindakan ya, penyelidikan," kata AKP Awang.Korban mengalami luka lecet di kedua lutut dan lengannya. Kemungkinan karena korban sempat jatuh tertelungkup saat dikejar dan sebelum dilindas pelaku.Namun, belum ada informasi lebih lanjut apakah korban mengalami patah tulang akibat peristiwa itu."Untuk IGD tindakan awal itu ya, jadi apakah rontgen ataukah ada rontgen itu belum dikonfirmasi lagi ya," katanya.Polisi masih menyelidiki kasus ini, termasuk berusaha mengungkap identitas pelaku.Unpad: Korban Ditodong, Hendak DibegalIlustrasi Universitad Padjajaran (UNPAD). Foto: Yaumul-Izza/ShutterstockKepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, mengatakan pihaknya telah menelusuri kasus ini. Dandi mengatakan korban ditodong senjata tajam oleh pelaku."Dari saksi mata dan penuturan dari korban, jadi dia (korban) memang ditodong. Ketika ditodong, dia mencoba melarikan diri tapi tersandung dan jatuh. Nah, ketika jatuh, si pemotor (pelaku) panik maju ke sana lalu kelindas," kata Dandi melalui sambungan telepon.Berdasarkan keterangan korban yang dihimpun Unpad, pada malam itu korban baru selesai makan. Tiba-tiba korban didatangi pelaku."(Arahnya) begal lah kali ya, mungkin arahnya ke HP. Harta dan saat itu belum sempat (diambil)," katanya.Unpad Beri PendampinganIlustrasi Universitad Padjajaran (UNPAD). Foto: Yaumul-Izza/ShutterstockUnpad berkomitmen memberikan perawatan kepada korban. Saat ini kondisi korban sudah membaik, tetapi Unpad akan mengecek lebih lanjut."Kami kan khawatir takutnya ada luka lainnya karena tadi dilindas," katanya.Lanjutnya, tadi siang korban telah dijemput oleh Direktorat Kemahasiswaan untuk dibawa ke RS Unpad karena sebelumnya baru ditangani di puskesmas."Akhirnya dicek ternyata memang betul ada luka tambahan di daerah paha, sehingga akhirnya kami jemput tadi oleh Unpad dibawa ke Rumah Sakit Unpad untuk diobservasi dan ditangani. Jadi tadi langsung ditangani oleh tim Unpad untuk dibawa ke rumah sakit," katanya."Apabila tidak dicover BPJS, akan ditanggulangi oleh dana kemahasiswaan Unpad," ujarnya.Selain soal kesehatan, Unpad juga mendampingi proses hukum korban."Update terakhir, korban sudah membuat laporan resmi ke kepolisian, diantar oleh tim dari Unpad," ujarnya.