BorneoFlash.com, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Purwakarta, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). Ia memastikan program tersebut berjalan optimal pada awal tahun ajaran baru.Dudung mengunjungi SPPG Ciseureuh 8 dan SD Negeri 3 Ciseureuh yang mengawali hari pertama sekolah dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)."Mari kita jadikan masa pengenalan lingkungan sekolah ini sebagai pengalaman yang ramah anak sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," kata Dudung.Dudung menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan tata kelola program prioritas nasional berjalan optimal, termasuk mengecek kesiapan SPPG setelah libur sekolah.Setelah meninjau lokasi, Dudung menyampaikan selamat kepada para siswa yang memulai tahun ajaran baru. Ia berharap mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun semangat belajar di lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.Di SPPG Ciseureuh 8, Dudung memantau seluruh proses operasional, mulai dari produksi hingga distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat. Ia juga berdialog dengan pengelola SPPG, kepala sekolah, guru, dan para siswa untuk menyerap masukan mengenai kualitas makanan, variasi menu, serta manfaat Program MBG bagi kegiatan belajar."Kami berdialog dengan pihak SPPG, kepala sekolah, guru, dan terutama anak-anak sebagai penerima manfaat. Masukan mereka menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas Program MBG," ujarnya.Menurut Dudung, Program MBG kini memasuki fase penguatan tata kelola sesuai Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 12 Tahun 2026. Badan Gizi Nasional bersama berbagai pemangku kepentingan terus memperkuat pelaksanaan program sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.Selain memantau Program MBG, Dudung juga mengecek pelaksanaan renovasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran melalui papan interaktif digital di SD Negeri 3 Ciseureuh.Dalam peninjauan tersebut, Dudung menemukan masih ada bangunan sekolah yang memerlukan renovasi. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan usulan perbaikan itu pada tahun ini."Kami memastikan pemerintah telah menerima usulan renovasi bangunan lama yang masih tersisa. Mudah-mudahan pemerintah dapat merealisasikan renovasi itu tahun ini," katanya.Dudung menegaskan, pemerintah mengintegrasikan berbagai program prioritas nasional di lingkungan sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. (*)