BorneoFlash.com, PASER – Kontingen akuatik Kabupaten Paser mengusung ambisi besar saat berlaga di hadapan publik sendiri pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-VIII mendatang. Sebagai tuan rumah, mereka menolak sekadar menjadi pelengkap dan membidik target prestisius di arena kolam renang.Waktu persiapan yang tersisa kurang dari lima bulan tidak membuat nyali para perenang Bumi Daya Taka ciut. Manajemen persatuan akuatik setempat memastikan program latihan intensif terus berjalan tanpa hambatan guna menjaga kebugaran fisik dan mental bertanding para atlet.Persaingan memperebutkan medali dipastikan bakal berlangsung sengit. Setelah melalui proses koordinasi ketat antara pengurus cabang olahraga, KONI Paser, dan Disporapar, diputuskan ada 38 nomor tanding yang akan dilombakan dari total 40 kelas yang sebelumnya direncanakan. lihat foto Persiapan Kontingen akuatik dalam pelaksanaan Porprov mendatang. Foto: BorneoFlash.com/AjiYudhaKekuatan utama tuan rumah akan bertumpu pada sepuluh perenang andalan yang rekam jejaknya tidak diragukan lagi, termasuk mereka yang berpengalaman di tingkat kejurnas hingga Asian Games. Selain skuad inti tersebut, lima atlet lain kini tengah bersaing ketat dalam sistem promosi dan degradasi untuk mengamankan tempat di tim utama.Pengurus Akuatik Paser, Fadlul, menilai target membawa pulang 10 keping medali emas adalah angka yang sangat realistis. Optimisme ini didasari oleh peta kekuatan dan kualitas komposisi atlet yang dinilai berada dalam level terbaik sepanjang sejarah pembinaan prestasi daerah.“Selain urusan performa atlet, kami juga menaruh perhatian besar pada kesiapan teknis di meja juri. Kualitas pertandingan dinilai sangat bergantung pada kepemimpinan wasit yang adil, objektif, dan profesional selama perlombaan berlangsung,” terangnya, Kamis (16/7/2026).Untuk memenuhi standar ketat yang ditetapkan pemerintah, seluruh wasit dan juri yang bertugas di Porprov nanti wajib mengantongi sertifikat resmi. Langkah antisipasi pun telah diambil jauh-jauh hari dengan menggelar pelatihan khusus bersertifikasi D bagi para pengadil lapangan lokal. lihat foto Pengurus Akuatik Paser, Fadlul. Foto: BorneoFlash.com/AjiYudhaPengalaman praktis para wasit baru ini langsung diuji dalam ajang pemanasan Paser Open pada Juni lalu. Keputusan melibatkan mereka dalam kompetisi skala regional tersebut terbukti efektif dalam mengasah mental dan menyelaraskan pemahaman regulasi pertandingan terbaru.“Kesiapan teknis ini kian matang berkat pelibatan Technical Delegate bersertifikasi internasional yang sebelumnya sukses mengawal Paser Open. Perangkat pertandingan kelas dunia ini dipastikan kembali bertugas pada November mendatang demi menjamin Porprov berjalan dengan standar kompetisi tertinggi,” jelasnya. (*)