IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways di Kisaran 5.800-6.000

Wait 5 sec.

Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTOIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,20 persen ke level 5.924,36 pada perdagangan Jumat (10/7). Pada perdagangan Senin (13/7), IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas di kisaran 5.800-6.000.Analis Phintraco Sekuritas menilai pergerakan pasar pada pekan ini masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen global dan domestik. Dari eksternal, investor mencermati perkembangan konflik Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang berpotensi mengganggu pasokan minyak global dari kawasan Timur Tengah."Diperkirakan IHSG masih bergerak sideways pada kisaran level 5.800-6.000 pada pekan ini," tulis Phintraco Sekuritas, Senin (13/7).Selain itu, perhatian pasar akan tertuju pada dimulainya musim laporan keuangan kuartal II 2026 sejumlah bank besar di AS. Investor juga menantikan testimoni Ketua The Fed Kevin Warsh di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada 14 Juli dan Komite Perbankan Senat pada 15 Juli.Sejumlah data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini meliputi inflasi (CPI), Michigan Consumer Sentiment, penjualan ritel, serta data sektor perumahan. Sementara dari China, pasar menantikan rilis produk domestik bruto (PDB) kuartal II 2026, neraca perdagangan, produksi industri, penjualan ritel, tingkat pengangguran, hingga harga rumah.Dari dalam negeri, pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan target indikatif Rp 10 triliun pada 14 Juli untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2026. Selain itu, Bank Indonesia juga dijadwalkan merilis Statistik Utang Luar Negeri Mei 2026 pada 13 Juli.Adapun Phintraco merekomendasikan saham ADRO, ADMR, BRMS, INCO, ARCI, dan SRTG untuk dicermati.Sementara itu, MNC Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski pergerakannya tetap cenderung sideways dan berada di bawah MA20."Posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam. Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6.083-6.203, namun cermati area koreksi pada level 5.752-5.797," tulis MNC Sekuritas.Adapun MNC Sekuritas merekomendasikan saham ARCI, BMRI, MINA, dan TAPG untuk diperhatikan pada perdagangan hari ini.****Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.