BorneoFlash.com, KUKAR – Banyaknya jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih diisi pelaksana tugas (Plt) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan hanya bersifat sementara. Pemerintah daerah kini tinggal menunggu hasil verifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum melantik pejabat definitif.Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, proses pengisian jabatan sempat memerlukan waktu lebih lama karena pemerintah daerah terlebih dahulu menyelesaikan manajemen talenta. Tahapan tersebut menjadi dasar penempatan pejabat sesuai sistem merit yang diterapkan dalam pengelolaan aparatur sipil negara."Kemarin agak lama karena kita memfinalkan terkait manajemen talenta. Sekarang seluruh proses ini kita lakukan dengan manajemen talenta. Tahapan-tahapan sudah kita lakukan," kata Aulia, pada Jumat (17/7/2026).Menurutnya, seluruh tahapan internal kini telah rampung. Pemkab Kukar juga telah mengajukan verifikasi kepada BKN sebagai syarat sebelum pelantikan pejabat definitif dapat dilaksanakan."Sekarang kita sudah meminta verifikasi dengan BKN. Nanti ketika verifikasi dari BKN sudah keluar, segera kita lantik. Semua sedang berproses, mungkin tidak lama lagi," ujarnya.Penjelasan tersebut sekaligus menjawab sorotan DPRD Kukar terkait masih banyaknya jabatan kepala OPD yang diisi pelaksana tugas, termasuk adanya pejabat yang merangkap lebih dari satu jabatan. Aulia memastikan proses pengisian jabatan definitif tetap berjalan dan saat ini hanya menunggu penyelesaian tahapan administrasi.Meski belum menetapkan jadwal pelantikan, ia mengisyaratkan proses pengisian pejabat definitif dapat mulai dilakukan dalam waktu dekat apabila hasil verifikasi dari BKN telah diterima."Bisa jadi minggu depan sudah ada pelan-pelan," tandasnya. (*)