Bolehkah Spa atau Pijat setelah Operasi Caesar? Ini Penjelasan Dokter

Wait 5 sec.

Bolehkah Spa atau Pijat setelah Operasi Caesar? Ini Penjelasan Dokter. Foto: Shutter StockSetelah menjalani operasi caesar, tak sedikit ibu yang mengeluhkan tubuh pegal akibat proses persalinan dan masa pemulihan. Karena itu, sebagian ibu memilih spa atau pijat untuk membantu tubuh terasa lebih rileks. Namun, apakah tindakan ini aman dilakukan?Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, mengatakan bahwa ibu sebenarnya boleh menjalani spa atau pijat setelah operasi caesar. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama terkait posisi tubuh selama perawatan.Hindari Tengkurap Sebelum Luka Benar-benar PulihIlustrasi pijat setelah melahirkan. Foto: Shutter StockMenurut dr. Dinda, spa atau pijat sebenarnya boleh dilakukan setelah operasi caesar. Namun, ibu perlu menghindari posisi tengkurap hingga luka operasi benar-benar mengering. Umumnya, posisi tersebut baru lebih aman dilakukan setelah luka memasuki masa penyembuhan, sekitar dua hingga tiga minggu pascaoperasi."Kalau merasa pegal dan ingin melakukan spa atau pijat. Sebenarnya boleh, tapi hati-hati kalau tengkurap,” ucap dr. Dinda kepada kumparanMOM, Rabu (15/7).Selain itu, ibu juga tidak disarankan mengoleskan lotion atau produk lain pada area bekas operasi selama luka masih dalam masa penyembuhan.Ilustrasi pijat usai melahirkan. Foto: Shutter Stock"Jangan dikasih apa-apa dulu, jangan dikasih lotion. Pokoknya biarin tertutup sampai dinyatakan oleh dokternya oke untuk dibuka,” tegasnya.Oleh karena itu, sebelum memutuskan menjalani spa atau pijat setelah operasi caesar, pastikan kondisi luka sudah membaik dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dengan begitu, ibu dapat menikmati perawatan tubuh tanpa mengganggu proses penyembuhan luka operasi.