Della Citra Ayu Anggraini saat bertanding di MilkLife Athletics Challenge 2026 pada Jumat (17/7) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparanDella Citra Ayu Anggraini, siswi SMP 3 Kudus, sempat menimba ilmu sepak bola di Clairefontaine, Prancis. Kini, ia kembali ke Kudus untuk mengikuti MilkLife Athletics Challenge 2026 - Seri 1.Della-sapaan akrabnya, sempat mengikuti Training Camp bersama Timnas Wanita U-17 Indonesia di Clairefontaine, Prancis pada 3 Mei 2026 sampai 9 Mei 2026. Kini, ia tampil di ajang MilkLife Athletics Challenge 2026 nomor lari 800 meter.Bertanding di nomor lari 800 meter pada Jumat (17/7) di Supersoccer Arena, Della memakai seragam tim sepak bola putri dari SMP 3 Kudus yang diberi nama Spegaku Balistha. Seragam dengan nomor punggung 9 itu juga masih dilengkapi logo kompetisi Hydroplus Soccer League.Della memang akrab dengan olahraga sepak bola. Ia bahkan berkesempatan bergabung Timnas Sepak Bola Wanita. Namun, kali ini ia terjun di lomba lari atletik.Della Citra Ayu Anggraini saat bertanding di MilkLife Athletics Challenge 2026 pada Jumat (17/7) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Foto: Vega Ma'arrijil Ula/kumparan"Saya diminta guru untuk ikut lomba lari di ajang atletik ini," katanya, Jumat (17/7).Selepas start, ia langsung tancap gas meninggalkan rivalnya. Della unggul satu putaran. Kemudian, pada lap kedua, sekitar 500 meter menjelang garis finish ia didahului dua pelari lain.Siswi SMP 3 Kudus itu sempat melihat ke arah belakang seakan tidak mau dilewati pelari lain untuk ketiga kalinya. Ia seperti berusaha untuk mempertahankan podium ketiga. Akhirnya, gelar juara tiga berhasil diraihnya pada nomor lari 800 meter ini.Sesampainya di garis finish, Della langsung duduk, lalu rebahan. Ia menghela napas sambil memegangi kedua kakinya."Tadinya sudah unggul. Tetapi kaki saya gemetar. Jadinya saya lepas saja posisi pertamanya. Kaki saya kemper-kemper," terangnya.Meski gagal memenuhi target meraih juara pertama, Della masih bersyukur lantaran masih berkesempatan naik podium juara tiga. Menurutnya, olahraga sepak bola dan atletik terasa berbeda. Meski sudah sering berlari kala mengolah si kulit bundar, ia merasa atletik lebih sulit ketimbang sepak bola."Kalau sepak bola kan paling sprint terus jeda. Ini tadi atletik lari dua lapangan bola penuh lho. Kaki saya gemetar," ujarnya.Della mengaku lebih senang bermain bola. Olahraga mengolah si kulit bundar menjadi fokus utamanya. Di sisi lain ia berterima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation yang sudah menyelenggarakan acara ini."Semoga ajang MilkLife Athletics Challenge terus ada dan semakin jaya," imbuhnya.Reporter: Vega M. Ula