5.000 Kupon Habis, Nobar Final Piala Dunia Jadi Ruang Silaturahmi Warga dan Polisi di Balikpapan

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Final Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan euforia kemenangan Spanyol, tetapi juga menjadi momentum yang mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian di Balikpapan. Ribuan warga memadati Halaman Polresta Balikpapan, untuk mengikuti Nonton Bareng (Nobar) yang digelar sejak pukul 00.00 Wita hingga pertandingan usai.Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy mengungkapkan, antusiasme masyarakat jauh melampaui perkiraan. Sebanyak 5.000 kupon yang disiapkan panitia seluruhnya habis dibagikan, padahal target awal peserta hanya sekitar 1.300 orang."Ternyata masyarakat yang datang di luar ekspektasi. Semua kupon habis terbagi, menunjukkan antusiasme warga Balikpapan sangat tinggi," ujarnya, usai laga puncak Piala Dunia 2026 berakhir pada Senin (20/7/2026). lihat foto Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy usai laga puncak Piala Dunia 2026 berakhir pada Senin (20/7/2026). Foto: BorneoFlash.com/Niken SulastriMenurut Jerrold, kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan laga final yang dimenangkan Spanyol, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan. Ia mengucapkan selamat kepada para pendukung Spanyol, sekaligus mengajak pendukung Argentina tetap menjaga persatuan setelah pertandingan berakhir."Setelah pertandingan ini selesai, kita semua tetap warga Balikpapan yang bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan kota," katanya.Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Polresta Balikpapan menyiapkan pengamanan area parkir, pengaturan lalu lintas, hingga menghadirkan stan UMKM lokal.Kehadiran pelaku usaha tersebut memberikan dampak positif karena banyak produk yang laris terjual selama kegiatan berlangsung.Selain itu, panitia menyediakan sekitar 215 doorprize dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan satu unit motor listrik. Berbagai hadiah elektronik, sepeda, dan peralatan rumah tangga lainnya juga dibagikan kepada peserta nobar.Kapolresta juga menyampaikan permohonan maaf atas kepadatan arus lalu lintas yang sempat terjadi di depan Mapolresta Balikpapan pada pagi hari. Meski demikian, personel kepolisian tetap disiagakan untuk mengatur kendaraan agar aktivitas masyarakat berjalan lancar.Jerrold menilai suasana nobar memperlihatkan kedekatan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, tidak ada sekat antara polisi dan warga, meski masing-masing memiliki tim favorit berbeda."Semua berbaur, saling mendukung tim pilihannya, saling berinteraksi, dan menikmati pertandingan bersama. Inilah yang kami harapkan, Polri selalu hadir dan dekat dengan masyarakat," tuturnya. lihat foto Nobar Final Piala Dunia 2026, di Halaman Polresta Balikpapan, pada Senin (20/7/2026). Foto: BorneoFlash.com/Niken SulastriMenutup kegiatan, Jerrold mengaku dirinya bersama Wakapolresta tidak mendukung kedua tim finalis karena negara favorit mereka telah lebih dulu tersingkir. Namun, ia berharap suatu hari nanti masyarakat Indonesia dapat menikmati Piala Dunia dengan memberikan dukungan langsung kepada Tim Nasional Indonesia. "Kami berharap pada Piala Dunia 2030 nanti Tim Nasional Indonesia bisa menjadi peserta," ungkapnya. (*)