DPRD Bontang Dorong Job Fair Jadi Pusat Magang, PKL, dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BONTANG – Komisi A DPRD Kota Bontang mendorong pelaksanaan job fair di Kota Bontang tidak hanya menjadi ajang perekrutan tenaga kerja, tetapi juga berfungsi sebagai wadah pengembangan kompetensi melalui program magang, praktik kerja lapangan (PKL), hingga sertifikasi bagi pencari kerja.Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, mengatakan pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal harus dimulai sejak masa pendidikan agar lulusan memiliki kesiapan menghadapi kebutuhan dunia industri.Hal tersebut, menurutnya, menjadi salah satu perhatian DPRD saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan di Kota Bontang."Kami mengingatkan perusahaan bahwa tanggung jawab mereka bukan hanya membuka lowongan pekerjaan, tetapi juga memberikan kesempatan magang dan PKL bagi pelajar maupun mahasiswa. Pengalaman di dunia kerja sangat penting sebagai bekal sebelum mereka benar-benar memasuki industri," ujar Heri, pada Selasa (14/7/2026).Menurutnya, sebagai kota industri, Bontang memiliki potensi besar untuk menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda. Namun, hingga kini masih banyak pelajar dan mahasiswa yang mengaku kesulitan memperoleh lokasi magang maupun PKL.Karena itu, Heri menilai konsep job fair perlu diperluas agar manfaatnya tidak hanya sebatas mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja.Ia mengusulkan agar perusahaan juga membuka layanan pendaftaran magang, PKL, serta memberikan informasi mengenai program sertifikasi kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal."Job fair jangan hanya dipahami sebagai ajang mencari karyawan. Kegiatan ini juga harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengetahui peluang magang, PKL, hingga sertifikasi. Kalau itu berjalan, kualitas tenaga kerja lokal akan semakin siap memenuhi kebutuhan industri," katanya.Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar lulusan sekolah maupun perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.Menurutnya, semakin banyak kesempatan magang, pelatihan, dan sertifikasi yang diberikan kepada generasi muda, maka semakin besar pula peluang tenaga kerja lokal mampu bersaing dan terserap di sektor industri yang berkembang di Kota Bontang."Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, dunia pendidikan, dan perusahaan, kita bisa menciptakan SDM lokal yang lebih siap kerja, kompeten, dan mampu memenuhi kebutuhan industri di Bontang," pungkasnya. (*/Adv)