Kabar Garis Depan Konflik Rusia-Ukraina: Saling Serang Drone-Rudal, 13 Tewas

Wait 5 sec.

Sebuah ledakan menerangi langit di atas kota selama serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 6 Juli 2026. Foto: REUTERS/Gleb GaranichKonflik Rusia-Ukraina masih terjadi, meski telah 4 tahun berlangsung. PBB mencatat, bulan Juni 2026 adalah bulan yang paling mematikan dalam konflik sejak April 2022. Sementara itu, tercatat ada 13 orang dan 50 orang luka-luka pada Rabu (15/7) di seluruh Ukraina. Mereka adalah korban dari serangan drone hingga rudal jelajah Rusia. Berikut adalah jumlah korban berdasarkan lokasinya. Odesa dan SumyOdesa terletak di sebelah selatan Ukraina, yang langsung berbatasan dengan laut hitam. Sementara Sumy, ada di timur laut, dan berbatasan langsung dengan Ukraina. "Ada 6 bom berpemandu, 3 orang tewas dan 17 lainnya luka-luka," kata Gubernur Sumy, Oleg Grygorov dilansir AFP, Rabu (16/7). "Antara mereka yang tewas, ada seorang perempuan dan laki-laki, seorang lagi mengalami luka yang sangat parah, sehingga menyulitkan identifikasi gendernya," kata Grygorov. Seorang pedagang berjalan di pasar jalanan yang terkena serangan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Odesa, Ukraina, (12/2/2026). Foto: Nina Liashonok /REUTERSSementara di Odesa, drone dan rudal Rusia menghantam pelabuhan dan infrastruktur sipil. "Kombinasi serangan drone dan rudal terjadi di Odesa, dan ini sudah hari kelima," ucap Gubernur Odesa, Oleg Kiper.Akibatnya, ada 3 orang tewas dan 8 lainnya luka-luka. Mykolaiv, Kryvy Rih, dan DonetskOtoritas Ukraina mencatat ada korban tewas di wilayah-wilayah itu. 4 orang tewas di Mykolaiv, 1 orang tewas di Kryvy Rih dan 2 orang tewas di Donetsk. Petugas darurat berdiri di antara puing-puing rumah yang hancur setelah serangan udara di Yasynuvata, wilayah Donetsk Ukraina yang dikuasai Rusia, Sabtu (11/4/2026). Foto: AFPZaporizhzhiaSementara itu di selatan Zaporizhzhia, ada 3 orang tewas dan 15 lainnya luka-luka. Kabar itu disampaikan oleh dinas penyelamatan Ukraina via Telegram. Para korban dievakuasi dari reruntuhan bangunan yang hancur. 122 Serangan, Rusia Targetkan Logistik Militer UKrainaUkraina mencatat, ada 122 serangan drone. Tapi, 101 serangan bisa ditembak jatuh.Rusia menjawab semua serangan itu. Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan, serangan yang terjadi di Odesa ditargetkan untuk menyerang logistik tentara Ukraina. Tentara Ukraina menembak jatuh rudal Rusia saat asap mengepul dari kota selama serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Minggu (7/9/2025). Foto: Thomas Peter/REUTERS"Menyerang pelabuhan Odesa, Chornomorsk, dan Dnipro-Buh yang digunakan untuk menyuplai Angkatan Bersenjata Ukraina," kata Kemhan Rusia.Mereka juga menyebut, menyerang lokasi penyimpanan BBM, pabrik drone, dan kapal milik Angkatan Darat Ukraina. Para anggota Resimen Sistem Tak Berawak ke-422 'Luftwaffe' dari Angkatan Bersenjata Ukraina, mempersiapkan drone serang RAM-2X di Ukraina Selatan, pada tanggal yang dirahasiakan, 2026. Foto: Valentyn Ogirenko/REUTERSUkraina Serang Kapal-kapal Rusia di Laut AzovUkraina juga membalas serangan Rusia. Dalam beberapa hari terakhir, militer Ukraina menyerang sejumlah kapal Rusia di Laut Azov. Kawasan ini adalah jalur maritim penting bagi Rusia, untuk transportasi produk agrikultur Rusia ke pasar internasional, sekaligus menyuplai kawasan Krimea.Akibat intensitas serangan ini, Rusia perlu memindahkan jalur transportasi maritim mereka ke wilayah lain.