Militer Amerika Serikat (AS) menyatakan telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru terhadap Iran pada Rabu (15/7) malam atas arahan Presiden Donald Trump. Foto: Komando Pusat AS/HO/REUTERSSerangan tersebut menyasar sejumlah target strategis, termasuk Bandar Abbas, kota pelabuhan utama Iran yang berada di Selat Hormuz. Foto: Komando Pusat AS/HO/REUTERSDalam pernyataannya di platform X, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut serangan diarahkan ke pusat komando Iran, sistem pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, serta fasilitas pengawasan pantai. Foto: Komando Pusat AS/HO/REUTERSUnggahan itu turut disertai rekaman yang memperlihatkan peluncuran rudal, pesawat tempur lepas landas, dan video hitam putih yang diklaim sebagai dokumentasi serangan. Foto: Komando Pusat AS/HO/REUTERSMiliter Amerika Serikat (AS) menyatakan telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru terhadap Iran pada Rabu (15/7) malam atas arahan Presiden Donald Trump. Serangan tersebut menyasar sejumlah target strategis, termasuk Bandar Abbas, kota pelabuhan utama Iran yang berada di Selat Hormuz.Dalam pernyataannya di platform X, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut serangan diarahkan ke pusat komando Iran, sistem pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, serta fasilitas pengawasan pantai. Unggahan itu turut disertai rekaman yang memperlihatkan peluncuran rudal, pesawat tempur lepas landas, dan video hitam putih yang diklaim sebagai dokumentasi serangan.Bandar Abbas menjadi salah satu sasaran utama karena merupakan pelabuhan terbesar Iran sekaligus pangkalan penting Angkatan Laut dan Garda Revolusi Iran di kawasan Selat Hormuz. Hingga kini, Reuters menyatakan belum dapat memverifikasi secara independen lokasi maupun waktu pengambilan video yang dirilis oleh militer AS.Sebuah amunisi diluncurkan menuju lokasi yang tidak diketahui dalam cuplikan video yang dirilis Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Rabu (15/7/2026). Foto: Komando Pusat AS/HO/REUTERS