Roblox Bikin Fitur AI: Bisa Bikin Game Cukup Pakai Prompt dan HP

Wait 5 sec.

Ilustrasi Roblox. Foto: Alex Photo Stock/ShutterstockRoblox merancang tool berbasis AI bernama Build yang memungkinkan pengguna bisa membuat game sendiri di device seperti smartphone atau tablet. Dengan tool ini, nantinya kreator tinggal mengetik prompt dan meminta AI membuatkan game sesuai keinginan.Fitur ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengubah perintah bahasa alami (natural language prompt) menjadi sebuah game yang siap dimainkan.Seorang kreator misalnya cukup mengetik perintah seperti membuat game petualangan bertema hutan lebat lengkap dengan rintangan alam, dan Build akan otomatis menghasilkan fondasi awal game tersebut yang nantinya bisa user sempurnakan, diuji coba, dan dibagikan ke teman atau dipublikasikan ke platform Roblox.Toolset ini dibangun di atas kombinasi model AI open-source dan model AI eksklusif milik Roblox sendiri. Perusahaan menyebut model propriety mereka dilatih menggunakan kumpulan data 3D dan data khusus gaming dalam skala besar, sehingga mampu menghasilkan objek 3D fungsional bahkan seluruh scene 3D yang bisa langsung diintegrasikan ke dalam game yang sedang berjalan.Build juga terhubung dengan backend, model, dan riwayat chat yang sama dengan Roblox Studio. Artinya, kreator bisa memulai proyek di Build lalu melanjutkannya dengan fitur Studio yang lebih lengkap di desktop, atau sebaliknya menjalankan agen AI dari Studio dan memantau progresnya lewat perangkat mobile.Fitur AI Build di Roblox. Foto: Roblox.Uji Coba di Selandia BaruRoblox akan melakukan uji coba terbatas untuk fitur Build mulai 28 Juli 2026. Selandia Baru jadi negara pertama yang bisa menjajal. Roblox akan memperluas ketersediaan fitur ini ke lebih banyak wilayah secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan seiring proses penyempurnaan fitur.Dari sisi batasan usia, pengguna yang telah melalui verifikasi usia dan berusia minimal 9 tahun dapat menggunakan Build selama masa uji coba. Game yang dibuat di Build yang lolos verifikasi keamanan dan dipublikasikan, baru akan tersedia secara global untuk pengguna terverifikasi usia 16 tahun ke atas. Game yang dibuat di Build akan tetap melalui proses review ketat sebelum masuk ke katalog Roblox Kids atau Roblox Select.Selain Build, Roblox juga sedang menyiapkan serangkaian tools AI baru di Build maupun Studio dalam beberapa bulan mendatang, di antaranya:Playtesting agent mendeteksi bug sebelum game dimainkan pemain sungguhan.Analytics agent memungkinkan kreator bertanya soal performa game dalam bahasa sehari-hari tanpa perlu membuka dashboard data yang rumit.Experiment agent mengidentifikasi jenis uji coba yang bisa dijalankan untuk mendongkrak engagement, retensi, dan monetisasi.