Liang Wenfeng, pendiri perusahaan rintisan DeepSeek, menyampaikan pidato utama selama Penghargaan Golden Bull Ekuitas Swasta Tiongkok ke-10 pada tanggal 30 Agustus 2019 di Shanghai, Tiongkok. Foto: VCG/VCGPendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, menjadi orang terkaya di industri kecerdasan buatan (AI), mengalahkan founder OpenAI hingga Anthropic. Kekayaannya kini diperkirakan mencapai 36 miliar dolar AS, menurut Bloomberg Billionaires Index.Kekayaan Wenfeng melonjak lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya sekitar 16,7 miliar dolar AS. Status orang terkaya di dunia di antara para pendiri perusahaan AI itu diraih Wenfeng setelah DeepSeek menyelesaikan putaran pendanaan terbarunya.Nilai kekayaan itu menempatkan Wenfeng jauh di atas Presiden OpenAI, Greg Brockman, yang berada di posisi ke-100 dalam indeks Bloomberg, dengan estimasi kekayaan sebesar 25,5 miliar dolar AS. Wenfeng juga mengungguli salah satu pendiri Anthropic, Dario Amodei, yang menempati posisi ke-491 dengan kekayaan sekitar 7,98 miliar dolar AS.Perbandingan tersebut hanya mencakup pengusaha yang bisnis utama dan sebagian besar pendapatannya berasal langsung dari model AI. Karena itu, Bloomberg tidak memasukkan tokoh yang kekayaannya berasal dari bidang lain dalam rantai industri AI, seperti data center dan semikonduktor.Kriteria tersebut mengecualikan sejumlah pendiri dan pemimpin perusahaan teknologi besar, termasuk Elon Musk, Larry Page, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, dan Jensen Huang.logo chatbot AI Deepseek. Foto: Sunil prajapati/ShutterstockLiang Wenfeng Kuasai 78% Saham DeepSeekSebagian besar kekayaan Wenfeng berasal dari kepemilikannya di DeepSeek. Setelah putaran pendanaan terbaru, ia diperkirakan masih menguasai sekitar 78 persen saham perusahaan.Porsi tersebut tergolong besar dibandingkan dengan kepemilikan pendiri perusahaan AI di Silicon Valley. Pembangunan perusahaan AI bernilai puluhan miliar dolar AS di Amerika Serikat umumnya membutuhkan suntikan modal besar dari perusahaan teknologi dan investor modal ventura.Pendanaan tersebut membuat kepemilikan saham tersebar di antara banyak investor dan pendiri. OpenAI dan Anthropic memiliki valuasi yang sangat besar, tetapi kepemilikannya terbagi di antara basis investor yang lebih luas atau beberapa pendiri.DeepSeek mengambil pendekatan berbeda. Perusahaan mempertahankan porsi kepemilikan Wenfeng dalam jumlah besar, sehingga ia tetap memegang kendali sekaligus menerima manfaat utama dari kenaikan valuasi.DeepSeek menghimpun dana sebesar 7,4 miliar dolar AS pada Juni 2026. Putaran pendanaan tersebut menempatkan valuasi perusahaan pada angka 50 miliar dolar AS.Valuasi itu meningkat sekitar lima kali lipat dibandingkan dengan laporan awal sebesar 10 miliar dolar AS pada April. Wenfeng turut memasukkan sekitar 3 miliar dolar AS dari dana pribadinya dalam putaran pendanaan tersebut.Setelah transaksi itu, kepemilikan Wenfeng diperkirakan terdilusi menjadi sekitar 78 persen. Namun, porsi tersebut tetap memberinya kendali yang jarang dimiliki oleh pendiri perusahaan AI modern.