Ilustrasi ledakan amunisi. Foto: ShutterstockLedakan terjadi di gudang amunisi TNI AD di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (16/7) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu personel TNI AD meninggal dunia, empat prajurit mengalami luka berat, dan dua lainnya luka ringan.TNI AD menyatakan ledakan terjadi saat proses pemeliharaan dan perawatan gudang amunisi. Saat ini, tim investigasi dari Mabes AD masih menyelidiki penyebab insiden, sementara lokasi ledakan telah disterilkan dan hanya dapat diakses oleh tim investigasi.Gudang Amunisi TNI di Madiun MeledakLedakan terjadi di gudang amunisi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kec. Saradan, Kab. Madiun, pada Kamis (16/7) siang."Info awal yang kami terima memang ada ledakan di gudang amunisi milik TNI yang berlokasi di Saradan," kata petugas tersebut.Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono langsung mengecek informasi tersebut."Kita cek," kata Donny.TNI AD Soal Ledakan di Gudang Amunisi Madiun, Terjadi saat Pemeliharaan dan PerawatanKepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengungkapkan ledakan di gudang amunisi TNI AD di Madiun terjadi saat proses pemeliharaan dan perawatan."Tim investigasi profesional sudah dibentuk dari Mabes AD. Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan," kata Donny di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (16/7).Donny menuturkan, saat ini tim investigasi masih bekerja untuk memastikan penyebab ledakan tersebut."Investigasi dilakukan secara menyeluruh. Tidak ada batas waktu, tetapi kami akan menyelesaikannya secepat mungkin," ujarnya.Kadispenad Brigjen Donny Pramono. Foto: Walda Marison/ANTARATNI Bentuk Tim InvestigasiTNI membentuk tim investigasi untuk menyelidiki insiden ledakan gudang amunisi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kec. Saradan, Kab. Madiun, pada Kamis (16/7) siang."Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut," kata Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono kepada wartawan saat jumpa pers, Kamis (16/7).Saat ini, kata Donny, lokasi ledakan sudah steril."Hanya Tim Investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan," jelasnya.1 Prajurit Meninggal dalam Ledakan Gudang Amunisi di MadiunKadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengungkap 1 orang personel TNI AD meninggal dalam ledakan gudang amunisi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kec. Saradan, Kab. Madiun, pada Kamis (16/7) siang."1 orang personel meninggal dunia," kata Donny saat konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat.Selain itu, 4 prajurit TNI AD juga mengalami luka berat."4 orang mengalami luka berat dan 2 luka ringan," ujarnya.