Islam Times - Juru Bicara Senior Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, menegaskan bahwa pengelolaan Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum 9 Esfand (bertepatan dengan 28 Februari, awal agresi AS-Israel), dan menyatakan bahwa Amerika Serikat serta rezim Zionis palsu tidak memiliki hak untuk berada di kawasan tersebut.