Curhat Ibunda Keisya Levronka Dampingi Putra Bungsu Jalani Pemulihan

Wait 5 sec.

Ibu Keisya Levronka, Levi Leonita Havron usai menghadiri persidangan gugatan putranya terhadap UNTAR di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanIbu dari penyanyi Keisya Levronka, Levi Leonita Havron, menceritakan perjuangan mendampingi putra bungsunya, Lexi Valleno Havlenda, ketika menjalani pemulihan selama dua tahun usai mengalami insiden jatuh dari lantai 6 area kampus Universitas Tarumanagara (UNTAR).Levi mengatakan proses pemulihan yang dijalani Lexi bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga mental yang sempat menurun drastis setelah kecelakaan tersebut.“Selain dari fisiknya, kita juga mentalnya. Dia sempat ngomong, ‘Ah mending aku mati aja daripada aku kayak gini.’ Ya kita yang terus menguatkan,” kata Levi usai sidang gugatan terhadap Universitas Tarumanagara (UNTAR) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/7).Ibu Keisya Levronka, Levi Leonita Havron usai menghadiri persidangan gugatan putranya terhadap UNTAR di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanLevi mengatakan seluruh anggota keluarga, termasuk Keisya Levronka, berusaha tetap tegar di depan Lexi agar tidak semakin memperburuk kondisi psikologisnya.“Kita sampai sepakat keluarga, tante, kakaknya, semua, kalau di depan Lexi jangan nangis. Jadi waktu di rumah sakit kita berusaha jangan nangis karena kita enggak mau dia ikut kebawa,” tuturnya.Meski kondisi fisik Lexi kini berangsur membaik, sang ibu mengaku perjalanan menuju titik tersebut tidak mudah. Selama berbulan-bulan, Lexi harus menggunakan kursi roda dan kateter sebelum akhirnya bisa kembali beraktivitas secara bertahap.“Kurang lebih sembilan bulan baru lepas kateter. Sebelumnya ke mana-mana pakai kursi roda, pakai kateter. Itu enggak gampang sih. Kalau fisiknya berat juga, tapi yang paling kita utamain itu mental,” ucap Levi.Ia bersyukur putranya kini sudah bisa beraktivitas kembali meski masih memiliki sejumlah keterbatasan.“Alhamdulillah dengan kondisi yang jatuh dari lantai segitu tingginya, Lexi sudah bisa beraktivitas. Walaupun masih ada banyak keterbatasan,” ungkapnya.Lexi Valleno Havlenda, adik dari penyanyi Keisya Levronka, usai menghadiri persidangan gugatan perdata terhadap UNTAR di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanAdik Keisya Levronka Masih Jalani Fisioterapi dan Belum Kembali KuliahSaat ini, Lexi masih menjalani fisioterapi secara rutin. Ia mengaku aktivitas sehari-harinya masih terganggu karena kondisi kaki kanannya belum pulih sepenuhnya.“Kaki kanan masih terhambat untuk aktivitas sehari-hari. Jadi sekarang masih banyak terapi, fisioterapi segala macam,” kata Lexi.Ia juga mengaku belum bisa duduk terlalu lama, terutama di permukaan yang keras.“Kalau sekarang Alhamdulillah sudah lumayan, cuma enggak bisa full duduk. Jadi harus sambil berdiri dulu kalau duduknya di tempat yang keras. Dulu 30 menit aja sudah harus rebahan lagi,” ujarnya.Karena masih fokus menjalani pemulihan, Lexi juga belum kembali menjalani perkuliahan dan masih berstatus cuti.“Enggak, sekarang masih statusnya cuti di kampus,” ucapnya.Saat ditanya kemungkinan pindah kampus, Lexi mengaku belum mengambil keputusan.“Masih belum tahu sih. Yang pasti fokusnya sekarang pemulihan dulu. Jadi untuk di sana atau di luar masih belum tahu,” katanya.Lexi Valleno Havlenda, adik dari penyanyi Keisya Levronka, usai menghadiri persidangan gugatan perdata terhadap UNTAR di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanDi sisi lain, gugatan yang diajukan keluarga Lexi terhadap Universitas Tarumanagara kini memasuki tahap mediasi. Sidang kedua yang digelar pada Rabu (15/7) memutuskan kedua belah pihak menjalani proses mediasi selama 30 hari, yang dapat diperpanjang 30 hari apabila terdapat peluang perdamaian.Majelis hakim menjelaskan, apabila mediasi tidak menghasilkan kesepakatan, persidangan akan dilanjutkan ke pemeriksaan pokok perkara.Sebagai informasi, gugatan tersebut berawal dari insiden yang dialami Lexi saat mengikuti kegiatan latihan susur gua di kampus pada 2024. Saat itu, ia terjatuh dari lantai enam gedung kampus karena alat pengamannya terlepas hingga mengalami luka serius dan harus menjalani operasi serta pemulihan dalam jangka waktu panjang.