Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Jantung Balikpapan, Jalanan Penuh Suporter hingga Pedagang Kebanjiran Rezeki

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Semifinal Piala Dunia 2026 bukan hanya menghadirkan atmosfer pertandingan di lapangan hijau, tetapi juga mengubah suasana malam di Kota Balikpapan. Ratusan warga memadati kawasan Tugu Tangan, tepat di depan Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Gunung Sari Ilir, untuk mengikuti Nonton Bareng (Nobar) laga semifinal antara Prancis vs Spanyol, pada Rabu (15/7/2026), melalui videotron.Sejak sebelum pertandingan dimulai, kawasan tersebut telah dipenuhi masyarakat dari berbagai penjuru kota. Antusiasme penonton membuat ruas jalan dipadati warga, bahkan kendaraan roda dua hanya bisa melintas secara perlahan karena lautan suporter yang memenuhi lokasi nobar.Sorak-sorai dan yel-yel pendukung kedua tim terus menggema sepanjang pertandingan. Penonton juga ada mengenakan jersey, membawa bendera dalam tensi laga yang berlangsung sengit."Suasananya luar biasa. Para pendukung Prancis dan Spanyol di Balikpapan berkumpul," ujar Iwan, warga Kilometer 3 yang datang khusus untuk mendukung tim favoritnya, Prancis. lihat foto Ratusan warga memadati kawasan Tugu Tangan, tepat di depan Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Gunung Sari Ilir, untuk mengikuti Nobar laga semifinal antara Prancis vs Spanyol, pada Rabu (15/7/2026), melalui videotron. Foto: BorneoFlash.com/Niken SulastriHarapan Iwan melihat Les Bleus melaju ke partai puncak pupus setelah Spanyol tampil lebih efektif. Tim Matador unggul lebih dulu melalui gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 melalui titik penalti. Keunggulan kemudian digandakan Pedro Porro pada menit ke-58 sehingga mengantar Spanyol mengamankan tiket menuju final."Prancis sudah menurunkan pemain terbaiknya, tapi tetap kalah. Tentu kecewa, tetapi memang Spanyol bermain lebih efektif," katanya.Berbeda dengan Iwan, kemenangan Spanyol disambut penuh sukacita oleh Bela, warga Balikpapan Utara yang mengaku telah menjadi pendukung La Roja sejak lama."Memang dari dulu saya dukung Spanyol. Senang sekali mereka bisa lolos ke final," ujarnya sambil tersenyum.Ia optimistis tim berjuluk La Roja mampu melanjutkan tren positif dan mengangkat trofi juara dunia. "Saya yakin Spanyol bisa menjadi juara Piala Dunia tahun ini," ucapnya.Tak hanya menjadi ajang berkumpul para pecinta sepak bola, nobar tersebut juga membawa berkah bagi pelaku usaha kecil. Pedagang makanan ringan, salome, minuman dingin hingga kopi keliling terlihat sibuk melayani pembeli sepanjang pertandingan berlangsung.Beberapa pedagang mengaku penjualan meningkat dibanding hari biasa karena ramainya masyarakat yang datang menyaksikan laga semifinal.Suasana semakin semarak ketika para penonton saling melontarkan candaan dan komentar spontan setiap kali peluang emas maupun gol tercipta. Gelak tawa bercampur sorakan menciptakan atmosfer layaknya tribun stadion. lihat foto Ratusan warga memadati kawasan Tugu Tangan, tepat di depan Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Gunung Sari Ilir, untuk mengikuti Nobar laga semifinal antara Prancis vs Spanyol, pada Rabu (15/7/2026), melalui videotron. Foto: BorneoFlash.com/Niken SulastriUsai peluit panjang dibunyikan, Spanyol mengalahkan Prancis dengan skor 2:0. Massa membubarkan diri dengan tertib. Sementara itu, para pendukung  Spanyol merayakan kemenangan dengan mengibarkan bendera, membunyikan klakson kendaraan, dan mengarak atribut tim kebanggaannya sebagai bentuk kegembiraan menyambut laga final yang akan digelar pada akhir pekan mendatang.Malam itu, kawasan Tugu Tangan tidak hanya menjadi lokasi nonton bareng, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan warga Balikpapan yang dipersatukan oleh euforia pesta sepak bola dunia. (*)