Aisyah Aqilah Belajar Dialek Jawa demi Film Sajen Satu Suro

Wait 5 sec.

Konferensi pers film Sajen Satu Suro di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Foto: Aprilandika Pratama/kumparanAktris Aisyah Aqilah mendapat tantangan saat membintangi film terbarunya berjudul Sajen Satu Suro. Dalam film bergenre horor itu, Aisyah didapuk untuk memerankan karakter Tania yang harus bisa berdialek Jawa."Ini horor pertama kali aku yang harus berdialek Jawa," kata Aisyah Aqilah saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.Demi mendalami perannya itu, Aisyah Aqilah harus mempelajari dialek Jawa dengan bantuan seorang pelatih. Aisyah mengaku dirinya harus mendapat pendampingan khusus semata agar ia melakukan pengucapan dialek Jawa yang baik dan terdengar lebih alami."Ada ada coach-nya (untuk melatih dialek Jawa). Jadi ada coach-nya," ucapnya.Konferensi pers film Sajen Satu Suro di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Foto: Aprilandika Pratama/kumparanAisyah Aqilah soal Dialek Jawa di Film Sajen Satu SuroAwalnya, Aisyah mengira ia harus menggunakan dialek Jawa yang sangat kental. Bersyukur, sutradara meminta agar dialek yang ia gunakan agar tetap disesuaikan dengan latar belakang karakternya sebagai anak kota."Yang berawal tadinya dipikiran kita tuh kita harus berdialek Jawa banget, tapi ternyata ya kita (sebagai karakter) kan anak kota juga," ungkap Aisyah.Menurut Aisyah, meski karakternya keturunan Jawa, kehidupan di kota membuat logatnya tidak terlalu medok. Karena itu, ia tidak perlu memaksakan dialek Jawa yang terlalu kuat saat berakting."Walaupun kita dari keturunan Jawa, tapi ya karena kita sudah tinggal di kota jadi kan sudah pasti kita nggak yang semedok itulah," kata Aisyah.Konferensi pers film Sajen Satu Suro di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Foto: Aprilandika Pratama/kumparanAisyah mengaku lega karena sutradara bisa memberi kelonggaran kepada para pemain soal penggunaan dialek."Jadi ada dikasih kemudahan sama Pak Gatot (sutradara), 'Enggak apa-apa enggak perlu terlalu Jawa, yang penting dialek kamu tuh masih ada berasa-berasa Jawanya sedikit karena gimanapun kalian juga kan anak-anak kuliah, mahasiswa-mahasiswi dari kota'," ucapnya.Film Sajen Satu Suro bercerita tentang Tania (Aisyah Aqila) yang ingin menyelamatkan ibunya yang sakit kritis. Ia diam-diam pergi mengembalikan keris warisan mendiang kakeknya sebelum malam Satu Suro.Bersama tiga sahabatnya, Jeff (Cinta Brian), Laura (Frislly Herlind), dan Robby (Munggaran), Tania pergi ke desa kampung halaman ayah dan kakeknya. Namun kedatangannya ternyata membuat warga desa panik karena percaya keris itu akan membangkitkan Sumarni, Hantu Andong Pengantin (Asila Corina).Ketakutan warga akhirnya menjadi kenyataan saat Sumarni kembali muncul. Tania pun harus mengungkap rahasia kelam keluarganya dan menghentikan teror sebelum dendam lama kembali memakan korban.Film Sajen Satu Suro dibintangi oleh Aisyah Aqilah, Cinta Brian, Frislly Herlind, Munggaran Meldrat, Clift Sangra. Film yang diproduksi oleh PIM Pictures dan disutradarai oleh Gatot Subroto akan tayang di bioskop Indonesia pada 30 Juli 2026.