China Dorong Penguatan Enam Sektor Strategis Indonesia-China, dari Hilirisasi hingga AI

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong mengajak Indonesia memperkuat kerja sama bilateral di enam sektor strategis guna mendukung target pembangunan kedua negara, mulai dari hilirisasi industri hingga ekonomi digital dan kecerdasan artifisial (AI).Wang menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai sektor pertama yang perlu kedua negara perkuat. Menurut dia, Indonesia dapat memanfaatkan teknologi dan rantai pasok China untuk mempercepat pembangunan konektivitas nasional."Kedua pihak dapat terus memajukan proyek kerja sama berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan berorientasi pada masyarakat serta memberikan manfaat nyata," kata Wang.Pada sektor kedua, Wang mendorong integrasi rantai pasok dan industri. Ia menilai Indonesia dapat menggabungkan program hilirisasi mineral dengan kemampuan manufaktur China untuk meningkatkan nilai tambah komoditas.Wang juga melihat peluang besar untuk memperluas kolaborasi di sektor kendaraan listrik, material baterai, pengolahan baja, elektronika, dan teknologi informasi.Di sektor ketiga, Wang mengajak Indonesia memperluas kerja sama pembangunan hijau berkelanjutan. Kedua negara dapat mengembangkan energi surya, energi angin, sistem penyimpanan energi, teknologi pengurangan emisi karbon, serta pendanaan hijau.Untuk sektor keempat, Wang menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi digital dan AI. Ia menegaskan China siap mendukung pengembangan teknologi digital dan AI di Indonesia, termasuk melalui kerja sama internasional untuk mempercepat inovasi dan modernisasi kedua negara."Kedua pihak dapat meningkatkan kerja sama internasional di bidang AI untuk mendukung pembangunan dan menciptakan momentum baru bagi modernisasi kedua negara," ujarnya.Wang juga menjadikan kerja sama maritim sebagai fokus kelima. Ia menilai visi Poros Maritim Dunia yang Indonesia usung sejalan dengan upaya China memperkuat sektor kemaritiman.Sementara itu, pada fokus keenam, Wang mendorong peremajaan desa dan modernisasi pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di wilayah perdesaan.Menurut Wang, penguatan kerja sama di enam sektor tersebut akan membantu Indonesia dan China mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 serta Tujuan 100 Tahun Kedua China pada 2049."China dan Indonesia dapat menyelaraskan proses modernisasi masing-masing untuk mencapai kemajuan dan pembangunan bersama," kata Wang Lutong.  (*)